Ketua GMKI Cabang Pontianak Menyikapi Isu Penundaan Perekrutan CPNS dan P3K di Kota Pontianak

Pontianak,BorneOneTV- Adanya isu yang beredar di media bahwa ada penundaan perekrutan CPNS dan P3K di Kota Pontianak mendapat tangganpan dari Steper Vijaye, Ketua GMKI Cabang Pontianak.

Kepada awak media pada Jumat (02/7/2021) Ketua GMKI Cabang Pontianak, Steper Vijaye mengatakan, dirinya sangat menyayangkan keputusan tersebut, karena bisa menjadi ancaman bagi sarjana-sarjana, khususnya bagi Guru Honorer di daerah kabupaten lainya di Kalimantan Barat.

“Bukankah dengan adanya Penundaan CPNS dan P3K tersebut akan membuat mayoritas orang pontianak akan mendaptar ke daerah daerah yang membuka formasi,”ujar Steper Vijaye.

Menurut Steper Vijaye, dengan adanya penundaan ini saya menilai bawa sebuah kegagalan pemerintah kota untuk menyediakan lapangan kerja bagi warganya sendiri terkhusus bagi guru honorer yang sudah lama menanti dengan akan mendaftar melalui P3K, sementara itu data kebutuhan yang diajukan didominasi tenaga pendidikan lebih dari 900orang.

“Maka menurut saya alasan untuk memnunda dikarenakan anggaran dilimpahkan semua kepada pemkot menjadi suatu yang lucu karena kabupaten lain bisa menyiapkan anggaran? Artinya sudah siap dan matang. ?

“Pertanyaannya bagaimna nasib guru honorer yang di Kota Pontianak, bukankah semakin tidak jelas dikarenakan dengan adanya penundaan perekrutan CPNS dan P3K ini.

Jangan sampai ini menjadi kabar yang menyedihkan bagi calon-calon yang akan mendaftar di CPNS maupun P3K. Atau jangan-jangan Guru-guru atau tenaga2 yang lain di kota Pontianak untuk di minta daftar ke daerah lain? Bukankan nanti itu menjadi ancaman baru karena dengan peluang yang kecil sementara kebutuhan setiap darah sudah di tentukan sesuai dengan kebutuhan,”kata Steper Vijaye.