Musyawarah RPJMD Kapuas Hulu , Gubernur : Harus Berkembang Di Semua Sektor

Musyawarah RPJMD Kapuas Hulu yang dihadiri Gubernur Kalimantan Barat. (Foto. Sigit)

Kapuas Hulu, BorneOneTv.com – Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu membuka musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021-2026, Selasa (06/07/2021) di kantor Bupati Kapuas Hulu. Musrenbang itu dihadiri Gubernur Kalimantan Barat, sejumlah kepala SKPD, dan anggota DPRD Kapuas Hulu.

Bupati Hulu, Fransiskus Dian, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Musrenbang RPJMD dalam rangka memenuhi ketentuan yang ditetapkan dalam peraturan menteri dalam negeri nomor 86 tahun 2017. Musrenbang RPJMD mempunyai arti strategis, sebagai wahana antar pemangku kepentingan guna menjaring aspirasi semua stakeholder dalam rangka penyelarasan, klarifikasi, dan kesepakatan terhadap rancangan akhir RPJMD nantinya.

Bacaan Lainnya

“Penyusunan RPJMD bukan merupakan tujuan akhir dari perencanaan pembangunan daerah, namun yang paling penting adalah bangaimana seluruh arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan lima tahunan yang telah menjadi komitmen bersama dapat dikendalikan dan dievaluasi serta direalisasikan secara konkrit dalam RKPD setiap tahun, ” katanya.

Lebih lanjut, Pria nomor satu di Kapuas Hulu ini mengharapkan dalam perumusan rancangan akhir RPJMD nanti harus memiliki indikator yang terukur, mudah dicapai, realistis dan dapat dilaksanakan dalam setiap tahun dalam jangka waktu lima tahun.

Ditempat yang sama, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, dalam arahannya menyampaikan bahwa, indikator dalam RPJM harus mudah dicapai.

“Kapuas Hulu 52 persen wilayahnya merupakan Taman Nasioal yang menjadi paru-paru dunia. Kabupaten Kapuas Hulu dalam membangun diharapkan dapat melibatkan akademisi,” paparnya.

Lebih lanjut Gubernur mengatakan, bahwa dirinya bersama Bupati Kapuas Hulu akan bersama meminta kepada BNN untuk menunda pelarangan Kratom. Gubernur berharap Kabupaten Kapuas Hulu. Ia juga minta dilakukan lenelaahan secara ilmiah oleh akademis bahwa tatakola kratom yang di ekspor Kabupaten Kapuas Hulu bisa membuat
negara lain untuk melirik  kratom Kapuas Hulu.

Kemudian di sektor pendidikan, Kapuas Hulu kedepannya diharapkan bisa meningkatkan SDM, agar bisa bersaing pada tingkat Kalbar maupun Indonesia.

“Untuk sektor kesehatan di Kab. Kapuas Hulu agar membangun rumah sakit yg representatif dan alkes minta kepada kementerian. Penangana covid-19 merupakan keharusan, dengan cara menyediakan tempat perawatan khusus serta vaksiniasi,” pungkasnya.

Penulis : Sigit

Editor :Dedi Irawan