Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalbar akan menggelar kegiatan vaksinasi massal.

Rabu, 7 Juli 2021

Pontianak, BorneOneTV.com – Sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalbar akan menggelar kegiatan vaksinasi massal.

Ketua Umum DPP BPM Kalbar, Gusti Edi menjelaskan jika kegiatan vaksinasi massal tersebut nantinya akan digelar di halaman Pontianak Convention Center (PCC) selama dua hari berturut-turut yaitu dari tanggal 19 hingga 20 Juli 2021.

Kagiatan itu, kata Edi merupakan kerjasama antara BPM Kalbar dengan pemerintah Kota Pontianak,” katanya Rabu 7 Juli 2021.

BPM Kalbar Dukung Kinerja Profesional Aparat Penegak Hukum

Bagi masyarakat khususnya yang berusia 18 tahun keatas dan mau menjadi peserta kegiatan vaksinasi dapat mendaftar melalui Website bpmkalbar yang sudah dibuka sejak hari ini Rabu 7 Juli hingga Senin 12 Juli 2021.

Selain melakukan pendafataran melalui website, calon peserta vaksinasi bisa juga datang langsung dengan membawa KTP ke sekretariat BPM di cafe eks Alila jalan Sultan Abdurrahman, tepatnya di samping gedung PT Pelni.

Kegiatan itu nantinya akan dibuka langsung oleh bapak Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono yang mana pak Edi juga menjabat sebagai anggota dewan pembina di Barisan Pemuda Melayu Kalbar,” terangnya.

Edi menargetkan jika peserta yang ikut kegiatan vaksinasi sebanyak 200 sampai 500 orang. Namun dirinya memprediksi jika peserta kegiatan vaksinasi itu akan melebih dari target.

Dikatakannya semua warga bisa ikut kegiatan vaksinasi, asalkan membawa KTP, karena kegiatan vaksinasi merupakan proigram yang berskala nasional sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat.

Saya meminta kepada semua eleman masyarakat di Kalbar, baik itu Ormas, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat, khususnya puak-puak melayu untuk mendukung dan memberikan masukan terhadap pihaknya terkait dengan kegiatan vaksinasi itu nantinya,” pinta Edi.

Edi mengaku prihatin dengan lonjakan Covid-19 di Indonesia, khususnya di Kalbar. Apalagi Kota Pontianak masuk ke zona merah. Hal ini dengan dibuktikan banyaknya warga yang terpapar Covid-19, dan hal itu diperparah lagi dengan keberadaan rumah sakit yang sudah penuh oleh pasien Covid-19.

Sebagai ketua umum saya juga menginstruksikan kepada seluruh DPD BPM yang ada di 14 kabupate/kota untuk menggelar kegiatan vaksinasi sebagai bentuk dukung kita kepada pemerintah untuk membuat rakyat sehat,” tegasnya.

Terkait dengan banyakya berita hoaks di media sosial terkait vaksinasi, Edi meminta agar Polda Kalbar melalui tim cybernya selalu melakukan patroli cyber, karena berita hoaks sangat merugikan, apalagi sudah ada UU ITE yang bisa dikenakan kepada penyebar tersebut.

(Tim)