Dukung Herd Immunity, TNI AL Kembali Gelar Serbuan Vaksinasi Di Sunter

Jakarta, topikonline.co.id – Guna mendukung percepatan Vaksinasi Covid-19, TNI AL dalam hal ini Pusat Hidro-oseanografi TNI AL (Pushidrosal) kembali menggelar serbuan massal vaksinasi di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Kamis (22/0

 

Pada serbuan Vaksin kali ini Pushidrosal menerjunkan 15 personel tim Vaksinator dari Dinas Kesehatan (Diskes) Pushidrosal, yang dilaksanakan di Halaman Gereja St. Lucas, Jl. Ancol Selatan 2 No.8, RT.5/RW.7, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

 

Tim Vaksinator yang diterjunkan Pushidrosal kali ini berjumlah 15 Personel, yang akan memberikan vaksinasi kepada masyarakat usia 12-59 tahun. Adapun target yang direncanakan diberikan vaksin sebanyak  500 orang dengan  menggunakan Vaksin Sinovac.

 

Serbuan massal Vaksinasi ini dilaksanakan sesuai dengan Perintah Panglima TNI  Marsekal TNI Hadi  Tjahjanto, S.I.P  dan  Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. untuk mendukung program pemerintah dalam menyukseskan 1 juta vaksin massal setiap harinya kepada masyarakat, sehingga  percepatan penanganan Covid-19 dapat terlaksana dan pemulihan ekonomi dapat berjalan lebih cepat, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

 

Selain serbuan vaksinasi oleh Pushidrosal, kotama TNI AL lainnya juga terus berperan aktif mendukung pelaksanaan  serbuan vaksinasi diberbagai wilayah lainnyan serta upaya sosialisasi dan edukasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Salah satu peserta yang mengantarkan anaknya, Ibu Eka, mengatakan dirinya mengetahui ada vaksin dari tim Pushidrosal dari pengurus di lingkungannya. Dirinya senang dan mengatakan berterima kasih karena salah satu syarat untuk ikutan masuk kelas tatap muka adalah salah satunya sudah di vaksin walaupun belum ada kepastian kapan kelas tatap muka anaknya yang bernama Vulvian (13thn) yang bersekolah di SMP Nurul Huda itu dimulai.

 

TNI AL juga aktif  mendorong kesadaran seluruh warga masyarakat untuk tetap membudayakan mencuci tangan memakai sabun dan air mengalir, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilitas dan interaksi sosial. [Adang]