Dandim 1207/Pontianak Kawal Kedatangan Liquid Oksigen dari Malaysia

Sabtu, 24 Juli 2021

Pontianak, BorneOneTV.com- Komandan Kodim 1207/Pontianak Kolonel Inf Jajang Kurniawan, S.I.P., M.M. bersama Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana, S.I.K. Menyambut langsung kedatangan 1 unit RAN Trailer KB 8050 AV bermuatan liquit Oksigen dengan isi Oksigen sebanyak 15 ton milik PT. SGI (Spectro Gas Industri) pukul 02.25 Wib dini hari bertempat di PT. SGI (Spectro Gas Industri) Jln. Arteri Supadio, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu dini hari, (24/07).

Adapun Kedatangan Tengki Oksigen dari Malaysia/Entikong di sambut langsung oleh Dandim 1207/ Pontianak Kolonel Inf Jajang Kurniawan, S.I.P., M.M. Kapolres Kubu Raya AKBP Yani Permana, S.I.K. serta Manager PT. SGI Bpk Handoko.

Ditempat kedatangan Tengki Oksigen Dandim mengatakan, Berbagai upaya saat ini tengah dilakukan Pemerinta untuk mencukupi kebutuhan Oksigen di Provinsi Kalbar. Diantaranya dengan mendatangkan Oksigen dari Jakarta, Batam dan Malaysia.

“Seperti yang sekarang ini datang adalah Pasokan Oksigen dari Malaysia, dengan kedatangan ini diharapkan bisa mencukupi kebutuhan di Provinsi Kalbar. Jika pasokan oksigen dari Malaysia lancar, maka dalam satu hari bisa mendatangkan dua unit iso tank dan dalam satu minggu bisa 14 unit iso tank atau sama dengan 28 ribu tabung oksigen. Jumlah tersebut bisa mencukupi kebutuhan oksigen selama enam hari di Provinsi Kalbar. Ucap Dandim 1207/ Pontianak Kolonel Inf Jajang Kurniawan, S.I.P., M.M.

Lanjut Dandim, Karena Malaysia (Sarawak) dan Kalbar berada di satu daratan, jadi proses distribusinya bisa lebih cepat. Kita bersyukur pemerintah Kerajaan Sarawak Malaysia menyetujui untuk distribusi oksigen ini, sehingga ke depan kebutuhan oksigen di Kalbar tidak akan ada masalah lagi.

Menurut Dandim, kebutuhan oksigen mengalami peningkatan hingga mencapai tiga kali lipat sejak beberapa waktu terakhir.

“Hal ini disebabkan Peningkatan kasus Covid-19 yang parah yang mengharuskan penggunaan oksigen dengan jumlah yang banyak sehingga memicu terjadinya kelangkaan oksigen,” Pungkas Dandim. (L4Y).