SSDM Polri dan Polda Kaltim Gelar Assessment Penilaian Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara T.A. 2021

KUTAI KARTANEGARA, borneonetv.com – Bagpenkompeten Biro Binkar SSDM Polri membuka pelaksanakan penilaian kompetensi (Assessment Center) terhadap para pejabat pimpinan tinggi pratama pemkab kutai Kartanegara yang diikuti sebanyak 32 orang pejabat pimpinan tinggi pratama di ruang CAT Kabupaten Kutai Kartanegara. (27/07/2021)

Kegiatan pembukaan acara Assessment dilaksanakan secara virtual atau daring/online terkoneksi dengan SSDM Mabes Polri yang dibuka oleh Kabag Penkompeten Robinkar SSDM Polri Kombes Pol Asep Guntur Rahayu, S.I.K., S.Psi., MH dan hadir mewakili Karo SDM Polda Kaltim adalah Kabag Binkar Biro SDM Polda Kaltim AKBP E. DHARMA B. GINTING, S.H., S.I.K., M.H., C.P.H.R.

Mewakili Bupati Kutai kartanegara kegiatan tersebut di hadiri Plt. Kepala BKPSDM Pemkab Kutai Kartanegara H. RAKHMADI, S.Sos. mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Polri dan Polda Kaltim atas kesediaan dan kerjasamanya sehingga terselenggara kegiatan assessment ini terhadap para pejabatnya.

Dalam sambutannya yang diwakilkan oleh Kabagbinkar Biro SDM Polda Kaltim bahwa Karo SDM Polda Kaltim menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemkab kutai Kartanegara kepada Polri untuk dapat membantu memetakan kompetensi pejabat di lingkungan Pemkab kutai Kartanegara untuk yang pertama kalinya dilaksanakan secara virtual atau daring/online, namun demikian tetap wajib mematuhi protokol kesehatan, para peserta yang mengikuti kegiatan secara online di ruang CAT diharuskan memakai masker dan dilakukan pengukuran suhu tubuh dan menjaga jarak minimal 1,5 meter, untuk ruang CAT sebagai tempat pelaksanaan uji kompetensi secara online pun terlebih dahulu juga dilakukan penyemprotan disinfektan.

Karo SDM Polda Kaltim Kombes Pol Marjuki, S.I.K., M.Si dalam sambutan yang bacakan oleh Kabag Binkar meminta agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan assessment ini dengan serius dan baik, dalam arahannya bahwa melalui kegiatan Asessment ini Pemkab kutai Kartanegara akan memperoleh gambaran tentang potensi dan kompetensi yang dimiliki para pegawainya sehingga dapat diketahui faktor-faktor apa yang menjadi kekuatan dan faktor-faktor apa saja yang dapat dikembangkan, sehingga bisa mendukung penyelenggaraan tugas dan fungsi sebagai aparatur sipil pemerintah daerah, serta menjadi motivasi dalam meningkatkan kualitas kinerja sehingga pemerintah dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pelaksanaan tugas yang dijalankan secara professional, adapun hasil dari Assessment ini dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam penempatan tugas dan jabatan para pegawai.

Dalam pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan jadwal dan mekanisme yang sudah ditentukan oleh Assesor Kepolisian Utama SSDM Polri.

Adapun pelaksanaan dan penilaian akhir dari kegiatan assessment ini ditentukan melalui integrasi gabungan yang dilakukan oleh para assessor Polda kaltim bersama Assesor Kepolisian Utama SSDM polri yang dalam pelaksanaannya memegang teguh prinsip objektif, akuntabel, nesesitas, transparan dan independen. [Adang]