Walikota Pontianak menyambut baik ppkm level 4

Kamis, 29 Juli 2021

Pontianak, BorneOneTV.com – Lanjutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 oleh presiden, Wali kota Pontianak claim penurunan Positivity rate semangkin membaik di kota Pontianak. Kamis, (29/ 07/ 2021).

Hal tersebut di ungkapkan walikota Pontianak Edi kamtono saat di temui dirumah kediamannya mengingat pertama kali ppkm darurat yang di tetapkan oleh presiden dan turunan nya yaitu penerapan di kota pontianak dari tanggal 3 sampai 20 dan tanggal 21 sampai 25 Positivity rate di kota pontianak ada penurunan sekitar 25% kemudian ppkm darurat yang diterapkan kota Pontianak dari tanggal 26 sampai tanggal 2 Agustus sudah semangkin membaik

“saya berharap masyarakat kota Pontianak tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Terus yang kita sekarang jaga ini terkait ketersediaan tempat tidur, ruang isolasi maupun icu dan kita juga mencoba menekan angka kematian, karena sekarang ini isolasi rata-rata 5 sampai 10 perhari tapi sekarang mulai menurun”. Kata Edi kamtono.

Meskipun angka keterjangkitan covid-19 terus mengalami penurunan, namun dampak yang ditimbulkan akibat ppkm darurat. banyak nya para pelaku UMKM mengalami penutup tempat-tempat usaha sehingga perhatian dan solusi dari pemerintah kota Pontianak sangat di harapkan.

“Akibat ppkm ketat ini memang dampak nya terhadap para pelaku usaha yang non formal terutama, sangat dirasakan. kita juga Alhamdulillah sudah menyalurkan bantuan-bantuan sosial berupa 10 kg beras perkk maupun juga BLT dari pemerintah pusat. Dan kita sekarang terus menyasar para pelaku UMKM yg nanti kita data”. Ungkapnya

Adapun PPKM Level 4 kali ini orang nomor satu di kota Pontianak tersebut mengatakan, memberikan relaksasi atau kelonggaran dengan beberapa catatan, seperti misalnya rumah makan, warung kopi atau kafe yang berskala kecil, dan pedagang kaki lima (PKL) boleh buka hingga pukul 21.00 WIB dan dan kapasitasnya akan kita kurangi

“Alhamdulillah pada perpanjangan nanti kelanjutan kita ada kelonggaran dimana para pelaku usaha ini bisa beroperasi dengan batasanan waktu. berharap kerjasama yang baik antara para pelaku usaha Dengan pemerintah sehingga kita bisa menjaga covid-19 ini tidak meledak kembali” terangnya.

Terkait dengan vaksinasi di kota Pontianak Edi kamtono menyebutkan sudah di atas 90% antusiasme masyarakat untuk melakukan vaksinasi sangat tinggi dan sekarang sudah dari total 1672000 penduduk kota Pontianak 141000 yang divaksin

“Masalah nya sekarang ketersediaan vaksin yang semangkin menipis kita harapkan pemerintah pusat segera mendrop vaksin ke kota Pontianak sehingga kita bisa melanjutkan vaksin pada masyarakat. Target kita rata-rata 1 hari itu bisa mencapai diatas 1000 sebenarnya nah kita berharap setidak nya 50% keluarga kota terhadap vaksinasi”. utup Edi kamtono. (Sugandi Syawaluddin)