Proses Pembangunan Jembatan Ketungau Dua Lamban

Sintang, BorneoneTV.com, Pembangunan jembatan ketungau dua yang terletak di daerah perbatasan Malindo ( Malaysia-Indonesia ) tepatnya di kecamatan ketungau tengah nanga merakai kabupaten sintang sampai saat ini masih dalam tahap fhinising akhir.

 

Bacaan Lainnya

Jembatan ketungau dua merupakan nadi dalam mendongkrak ekonomi perbatasan sebab merupakan satu satunya akses masyarakat untuk menuju kota kecamatan dan kabupaten, jadi sangat di harapkan bisa cepat selesai sehingga di masa pademi ini masyarakat sangat terbantu, di mana di ketahui untuk melakukan penyeberangan untuk roda 4 sekali jalan harus membayar ponton sebesar Rp 300.000.00 /1 kali penyeberangan, sementara roda dua sekitar Rp 30.000, tentu hal tersebut sangat memberatkan bagi masyarakat.

Dalam proses pembangunan yang rencana awalnya akan selesai di tahun 2020, namun karena beberapa faktor di lapangan, salah satunya di mana kabupaten sintang terdampak pandemi covid-19, maka banyak anggaran yang tidak bisa terealisasi di lapangan salahsatunya adalah jembatan ketungau dua tersebut, kalau ada yang mengatakan jembatan ketungau dua mangkrak tidak benar sebab sampai sekarang masih dikerjakan, kalau terlambat tidak bisa kita pungkiri.

Adanya rumor di lapangan yang mengatakan bahwa ada testimoni mengalir ke beberapa pihak ” ngak benar, itu hanya praduga masyarakat saja ” sekali lagi saya katakan itu adalah tidak benar. ujar zulherman.

 

Ketua DPRD Frorensius Ronny saat di konfr via wa 27/08/2021 mengatakan bahwa tidak ada anggota dewan dari fraksi Nasdem bermain proyek dalam pembangunan jembatan ketungau dua tersebut, kita ketahui bahwa pembangunan jembatan ketungau dua tersebut di bangun pada tahun 2017 tahap pertama, tahap kedua tahun 2018, saudara Zulherman belum menjabat sebagai anggota dewan jadi masih aktif sebagai kontraktor. Dalam waktu dekat ini kita akan kirim komisi B untuk turun kelapangan mengecek sejauh mana proses pembangunan jembatan tersebut dan apa kendala sehingga sampai sekarang belum selesai.

Saya selaku ketua DPRD kabupaten sintang juga mohon dukungan dan doa dari segenap masyarakat sintang untuk dapat kiranya mendoakan kesehatan Bupati sintang bapak Jarot Winarno sehingga beliau kembali bisa melayani masyarakat sintang. Pungkas Ronny ( Wuri /ysai )