BPJamsostek Bersama Pemprov Kalbar dan Polda Kalbar Gelar Vaksinasi Massal

Senin, 30 Agustus 2021

Pontianak, BorneOneTV.com- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK melalui Perwakilan Kantor Cabang Pontianak menggelar Vaksinasi bagi pekerja BPJS Ketenagakerjaan, Difabel, dan masyarakat Umum di Gaia Bumi Raya City Mall, Senin, (30/8).

Vaksinasi massal ini merupakan kerjasama Pemprov Kalbar dan Polda Kalbar dalam mendukung Program pemerintah dalam upaya untuk menanggulangi Covid-19 di Provinsi Kalbar.

Vaksinasi Massal ini juga ditinjau langsung oleh Wakil Gubernur Kalbar Drs H Ria Norsan, MH, MM bersama Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan, Edwin Ridwan.

Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan, Edwin Ridwan manyampaikan hampir 2 tahun Covid-19 dinyatakan sebagai pandemic secara global oleh Badan Dunia WHO.

“Kita laksanakan Vaksinasi ini bagi pekerja, difabel dan masyarakat umum dengan jumlah Vaksin 4.000 dosis untuk tahap 2. Hari ini dan besok untuk vaksin tahap pertama 2000 dosis,” kata Edwin Ridwan.

Dikatakannya, pelaksanaan Vaksinasi disini merupakan penyelenggara yang ke 14 yang dilaksanakan oleh BPJamsostek. Sebelumnya, BPJamsostek telah melaksanakan Vaksinasi di berbagai Kota di Indonesia.

“Ada 69 ribu dosis vaksin yang diberikan BPJamsostek pekerja dan penyandang difabel Indonesia,” jelasnya.

Sementara, Wakil Gubernur Kalbar Drs H Ria Norsan, MH, MM mengatakan Vaksninasi massal ini diinisiasi oleh BPJamsostek dan Polda Kalbar.

“Targetnya 2.000 orang untuk dua hari Vaksinasi massal ini. Mudah-mudahan, target kita 80 persen cepat tercapai,” ucap H Ria Norsan, MH, MM.

Saat ini, kata Mantan Bupati Mempawah, kesadaran masyarakat untuk divaksin sangat antusias dan luar biasa sekali.

“Dimana-mana, diadakan vaksinasi massal, serbuan masyarakat sangat luar biasa sekali. Kita targetkan 1000 orang, yang datang bisa capai 2000 orang,” jelasnya.

Dijelaskannya, saat melaksanakan Vaksinasi massal di Pelabuhan Seng Hie, targetnya 700 orang, dan baru dimulai 2 jam, yang datang untuk divaksin mencapai 1.800 orang.

“Permasalahannya, kadang-kadang, vaksinnya terbatas dan datangnya dari pusat agak terlambat,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kalbar sudah melakukan komunikasi dengan Kementerian Kesehatan agar dosis vaksin untuk Provisni Kalbar sesegera mungkin bisa didatangkan.

“Alhamdulillah, kita dibantu Kepolisian dan Kodam, vaksinnya bisa didatangkan dengan cepat, sehingga tidak terjadi keterlambatan dalam pengiriman dosis vaksin,” imbuhnya.

Dijelaskannya, belum seluruh tenaga kerja di Provinsi Kalbar di Vakainasi dan orang nomor dua di Pemprov Kalbar berharap seluruh tenaga kerja di Kalbar sedapat mungkin divaksinasi.

“Mereka itu salah satunya sebagai penggerak ekonomi di Provinsi Kalbar,” ucapnya lagi.

Kemudian, Wagub Kalbar menghimbau kepada seluruh Perusahaan yang ada di Provinsi Kalbar yang memiliki tenaga kerja wajib untuk mendaftarkan kepada BPJS Ketenagakerjaan agar para tenaga kerja bisa mendapatkan perlindungan jiwa terhadap keselamatan para pekerja dalam melaksanakan tugas pekerjaannya. (L4Y).