Ketua PSMTI Kalbar : Ini yang Pertama, Vaksin Moderna di Kota Pontianak 

Senin, 30 Agustus 2021

Pontianak, BorneOneTV.com- Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kalbar menggandeng Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota Pontianak, Kodam XII/Tanjungpura, Kodim 1207/Pontianak, melaksanakan Vaksinasi Moderna untuk masyarakat Kota Pontianak, di Grand Kartika Hotel, Senin, (30/8).

“Vaksinasi Moderna adalah yang pertama kalinya untuk masyarakat kota Pontianak,” kata Ketua PSMTI Kalbar, Yo Nguan Cua, saat diwawancarai usai meninjau Vaksinasi Moderna di Grand Kartika Hotel.

Dikatakannya, pelaksanaan vaksinasi ini hanya  untuk masyarakat pemegang KTP Kota Pontianak. Ada 7.000 vaksin pertama dan 28 hari kemudian ada 7.000 vaksin kedua.

Setelah divaksin akan diberikan 10 biji Paracetamol oleh Pemerintah Kota Pontianak sebagai anti nyeri dan anti demam.

Vaksinasi ini didukung oleh Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota Pontianak, Kodam XII/Tanjungpura, Kodim 1207/Pontianak, PSMTI Provinsi Kalimantan Barat, Grand Kartika Hotel Pontianak dan Kapuas Riverside Restaurant.

PSMTI Kalbar juga mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan kepada 7 orang tenaga kesehatan dari Tim Kesehatan Kesdam/Tanjungpura yang difasilitasi oleh Kodim 1207/Pontianak untuk mendukung kelancaran kegiatan vaksinasi Moderna kepada masyarakat kota Pontianak.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan atas Kerjasama yang baik dan solid demi kepentingan masyarakat Kota Pontianak khususnya dan Kalimantan Barat pada umumnya. Kiranya kerjasama yang baik dapat memberikan manfaat bagi masyarakat kota Pontianak,” ucapnya.

PSMTI Kalbar siap untuk memfasilitasi kegiatan vaksinasi massal ini dengan jangkauan yang lebih luas lagi bagi masyarakat di Provinsi Kalbar dengan senantiasa bekerja sama dengan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 dari bumi Khatulistiwa yang kita cintai ini.

Dandim 1207/Pontianak Kolonel Inf. Jajang Kurniawan, S.IP, MM, mengatakan program Vaksinasi harus dilaksanakan untuk tercapainya Herd immunity, bukan hanya vaksinasi tapi juga harus memadukan 3TI ada tes, tracing, treatment dan indentifikasi.

“Kami mengharapkan tercapai Herd immunity Kota Pontianak khususnya. Wilayah hukum Kodim 1207/Pontianak juga termasuk Kabupaten Kubu Raya. Harus seoptimal mungkin kita laksanakan agar masyarakat kita terlindung dari Virus Covid-19,” kata Kolonel Inf. Jajang Kurniawan, S.IP, MM. saat ditemui disela-sela meninjau pelaksanaan Vaksinasi Moderna di Grand Kartika Hotel.

Dikatakannya, pelaksanaan Vaksinasi yang dilaksanakan hasil kerjasama dengan berbagai pihak seperti PSMTI Kalbar merupakan sebuah langkah yang sangat bagus sekali.

Kerjasama ini menunjukkan adanya kesadaran dari masyarakat sudah meningkat dibandingkan awal-awal dulu. Banyak komunitas termasuk PSMTI Kalbar yang begitu antusias, begitu juga masyarakat antusias melaksanakan vaksinasi.

“Kita berharap, Kota Pontianak bisa secepatnya jumlah penduduknya sudah di Vakainasi. Kita upayakan. Herd immunity disini sudah bagus, dan bisa kembali cepat pulih seperti sediakala sebelum pandemi Covid-19,” harapnya.

Sementara itu, Kadiskes Kota Pontianak dr. Sidig Handanu Widoyono, M.Kes menyampaikan bahwa Vakainasi Moderna sudah dilaksanakan seminggu yang lalu di beberapa lokasi di Kota Pontianak, termasuk di Puskesmas juga sudah menggunakan vaksin moderna.

“Vaksinasi ini untuk menambah sentral vaksinasi. Untuk mempercepat pelayanan vaksinasi. Mempercepat menyelesaikan kuota Vaksin Moderna di Kota Pontianak. Ada 7.000 sasaran. Insyaallah, disini akan ada setengahnya yang akan divaksin,” jelas dr Sidig Handanu Widoyono, M.Kes saat ditemui disela-sela Meninjau Vaksinasi Moderna di Grand Kartika Hotel.

Dijelaskannya, semua jenis vaksin selalu ada kejadian ikutan pasca Vaksin semua itu kembali pada individu penerima vaksin dan tidak bisa dipastikan, cuma Vaksin Moderna reaksinya lebih tinggi dari Vaksin jenis lain.

“Makanya, kita siapkan obat-obatan. Habis suntik, harus mimum obat,” pesannya.

Saat ini, jumlah penduduk Kota Pontianak sebesar 473 ribu dan memerlukan sekitaran 1 juta dosis dan sasaran Vaksinasi yang dicapai Kota Pontianak sudah mencapai 39,5 persen untuk sasaran.

“Kita upayakan untuk menyelesaikan jatah vaksin yang ada untuk pelayanan. Jangan sampai vaksin yang disampaikan di Kabupaten/Kota masih ada catatan/tergambarkan masih ada stok,” jelasnya. (L4Y).