Pesan MUI Kabupaten Sintang Menyikapi Permasalahan Jemaat Ahmadiah di Balai Harapan

wakil ketua MUI sintang

Sintang ,BorneoneTV.com -Terkait permasalahan yang terjadi pada jumat 3/9/2021 di Desa Balai Harapan Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang, Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) kabupaten Sintang menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat sintang pada senin pagi 6/9/2021.

Wakil MUI Kabupaten Sintang Bapak Ustad Khalidul Mufied saat di wwc awak media menyampaikan beberapa pion terkait permasalahan jemaat Ahmadiah, dengan adanya kejadian ini mari kita ambil hikmahnya, dan sebagai sock terapi supaya ke depan tidak terjadi lagi hal hal yang demikian. Dalam mengatasi permasalahan yang terjadi di desa Balai Harapan ibarat kita menarik tepung dari benang, benang kita tarik tepung tidak berantakan.

Untuk media juga kita harapkan bisa menyajikan berita sesuai fakta di lapangan jangan sampai menyebarkan berita hoaxs seperti di salah satu media yang mengatakan bahwa ada perusakan rumah warga jemaat Ahmadiah sementara di lapangan tidak ada hal seperti itu, bahkan untuk jemaat Ahmadiah seujung kuku juga tidak ada di
yang di ganggu ungkap Ustad Mafied.

Terkait penyelidikan terhadap ke sepuluh orang yang diduga melakukan perusakan tempat ibadah, kita serahkan sepenuhnya ke penegak hukum dan harapan kita dapat di proses cara sejumanis mungkin dan dengan cara cara yang baik

MUI berharap akar masalah atau sumber masalah di mana terhadap keyakinan yang mereka miliki berbeda dengan yang di miliki oleh umat Islam maenstream/Islam Demokrat yang mayoritas Di Indonesia tentu harapan kita syarat syarat yang sudah di tetapkan oleh pemerintah, harus kita taati sehingga hal hal yang tidak kita inginkan tidak terjadi lagi.

Kita ketahui bahwa Kabupaten sintang akan mengelar acara MTQ tingkat Provinsi yang akan di laksanakan sekitar 68 hari lagi tentu harapan kita acara tersebut dapat terlaksana dengan baik kita kompak menjaga situasi tetap kondusif. pungkas Ustad Maried ( tim ).