Lantik 52 Pejabat Fungsional, Wagub Kalbar Ingatkan Pejabat Yang Dilantik, Jabatan Itu Bukan Persinggahan 

Selasa, 7 September 2021

Pontianak, BorneOneTV.com- Wakil Gubernur Kalbar Drs. H. Ria Norsan., M.M., M.H meningatkan kepada para pejabat Fungsional di Lingkungan Pemprov Kalbar yang baru saja dilantik untuk tidak menganggap jabatan ini sebagai jabatan persinggahan saja.

“Saya minta kepada pejabat fungsional yang baru saja dilantik untuk tidak menganggap jabatan ini sebagai jabatan persinggahan saja. Kinerjanya akan dipantau dan dievaluasi oleh Tim Penilai Kinerja dan akan menentukan arah pembinaan karier,” pinta Drs. H. Ria Norsan., M.M., M.H saat melantik 52 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Pemprov Kalbar Aula Pendopo Gubernuran Kalbar, Selasa, (7/9).

Kemudian, Wagub Kalbar juga meminta untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, dengan niat yang tulus dan hati yang ikhlas, sehingga dapat memberikan manfaat dan kebaikan serta kemajuan bagi daerah sekaligus menjadi amal ibadah.

“Sejalan dengan penyederhanaan birokrasi, maka jabatan fungsional akan memerankan fungsi penting dalam organisasi,” ingatnya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji pejabat fungsional merupakan rangkaian pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil yang mengamanatkan bahwa setiap PNS yang diangkat menjadi pejabat fungsional wajib dilantik dan diambil sumpah/janji.

Disamping itu, H Ria Norsan juga berharap kepada pejabat Fungsional agar bekerja dengan sungguh-sungguh, penuh semangat, senantiasa mengedepankan integritas yang tinggi dalam pelaksanaan tugas dan selalu menjaga etika, serta akhlak yang baik, sehingga menjadi tauladan di tempat bertugas.

“Laksanakan tugas secara profesional, penuh tanggung jawab, berdedikasi tinggi dan penuh loyalitas, menghasilkan inovasi yang dapat mempermudah pelaksanaan tugas, dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat untuk kemajuan Pemprov Kalbar,” harapnya.

Diingatkannya, bahwa kewajiban Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk pejabat fungsional adalah mematuhi peraturan perundang-undangan untuk menghindari terjadinya permasalahan kepegawaian ataupun temuan hasil pemeriksaan yang berpotensi menimbulkan kerugian negara.

“Saya minta, semua untuk mempelajari dan mematuhi semua ketentuan pembinaan dalam jabatan fungsional sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus mampu menjalankan hidup dan berkehidupan sebagai seorang PNS. Jangan menjadi PNS yang gaya hidupnya seperti gaya hidup pengusaha, artinya besar pasak daripada tiang,” tegasnya.

Pelantikan 52 pejabat fungsional dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan dihadiri oleh Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Plh Sekda Prov Kalbar), Ir. Sukaliman, M.T., serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kalbar. (L4Y).