Plh Sekda Kalbar Buka Sosialisasi Penanganan Pengaduan Tipikor  di Lingkungan Pemprov Kalbar

Rabu, 8 September 2021

Pontianak, BorneOneTV.com- Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh Sekda) Kalbar, Ir. Sukaliman, M.T., membuka secara virtual Sosialisasi Penanganan Pengaduan (Whistleblowing System) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)  di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar), di Ruang Audio Visual Kantor Gubernur Kalbar,  Selasa, (7/ 9/ 2021).

Menurut Plh Sekda Kalbar, Ir. Sukaliman, M.T, tujuan diadakannya kegiatan ini sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemprov Kalbar dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik dan bebas dari praktik tindak pidana korupsi sesuai Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi.

Berdasarkan hal tersebut, Pemprov Kalbar telah merancang Peraturan Gubernur (Pergub) Kalimantan Barat Tentang Sistem Penanganan Pengaduan (Whistleblowing System) Tindak Pidana Korupsi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Ini bertujuan untuk mensosialisasikan Rancangan Peraturan Gubernur yang telah disiapkan dan saat ini sedang difasilitasi oleh pemerintah pusat. Setiap produk hukum harus disosialisasikan untuk penerapan selanjutnya.

“Mudah-mudahan, Pergub Tentang Sistem Penanganan Pengaduan (Whistleblowing System) Tindak Pidana Korupsi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat segera ditetapkan. Kalau memahami isinya, pasti kita bisa melaksanakan semua yang sudah digariskan untuk kemudian bersama-sama membangun budaya anti korupsi, serta saling bersinergi bukan hanya di internal Pemprov Kalbar saja, tetapi dengan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) dan pemerintah kabupaten/kota,” ujar Ir. Sukaliman, M.T.

Membangun budaya organisasi harus dilakukan dan diharapkan dapat menjadi bagian dari reformasi birokrasi.

Dikatakannya, tidak mungkin kita mencapai misi apabila birokrasinya tidak memiliki inovasi dan tidak ada perbaikan kinerja.

“Ini akan sulit bagi kita untuk mencapai atau melaksanakan visi misi yang telah ditetapkan di dalam RPJMD,” ujarnya.

Kegiatan ini sangat penting dan secara khusus Pemerintah Provinsi berterima kasih kepada Inspektorat Provinsi Kalbar yang telah menggagas kegiatan ini. (L4Y).