Tim Intelejen Kejari Sanggau Gelar Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah, Ini Tema yang Dibahas

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sanggau, Freddi Wiryawan, S.H yang memberikan materi kegiatan Jaksa Masuk Sekolah di hadapan siswa/siswi SMK Tri Dharma Sanggau.

Sanggau, BorneOneTv.com – Tim Intelejen Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanggau menggelar kegiatan Jaksa Masuk Sekolah yang dilaksanakan di Aula SMK Tri Dharma, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Pada Kamis (30/9/2021) sekira pukul 10.00 WIB.

Kegiatan tersebut berlangsung sekira dua jam lamanya atau berakhir sekira pukul 12.00 WIB, dimana berjalan dengan tertib dan lancar.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Sanggau, Freddi Wiryawan, S.H yang memberikan materi pada kegitan tersebut mengatakan, bahwa tema yang yang diangkat ialah “Kenakalan Remaja dan Cyber Bullying”.

“Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah kali ini diikuti lebih dari 40 siswa/siswi. Kita juga tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan di tengah pandemi Covid-19 ini,” ujar Freddi.

Sesuai tema yang diangkat, Freddi menjelaskan, bahwa kenakalan remaja perlu mendapat perhatian khusus dari semua pihak, baik dari orang tua, keluarga, guru dan masyarakat. Karena menurutnya remaja adalah masa transisi dari anak menuju dewasa, dimana usia tersebut rentan karena kejiwaannya cenderung labil dan sedang mencari jati diri.

“Sedangkan mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus memiliki bekal yang cukup untuk masa depan bangsa ini. Makanya perlu perhatian khusus,” bebernya.

Ia pun berharap, dengan digelarnya kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini, dapat bermanfaat bagi peserta didik yang mengikutinya. Setidaknya dapat mengenal hukum dan menjauhi hukuman.

“Terkait cyber bullying ternyata banyak yang tidak menyadari bahwa hal tersebut acapkali terjadi, namun menyepelekan bahwa hal tersebut sebenarnya adalah suatu perbuatan melanggar hukum yang dapat dikenakan UU ITE. Semoga dengan kegiatan mereka dapat memahaminya,” ungkapnya.

Terlepas dari itu, Freddi juga berharap agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir, sehingga anak-anak sekolah dapat kembali melaksanakan sekolah tatap muka. (pul)