Pesan Gubernur Kalbar kepada Mahasiswa Baru OSO Pontianak 

Senin, 04 Oktober 2021

Pontianak, BorneOneTV.Com-Gubernur Kalbar H Sutarmidji, SH, M.Hum menyambut baik dan sangat mengapresiasi program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) OSO Pontianak secara virtual dari Ruang Analis Kantor Gubernur Kalbar, kepada Mahasiswa Baru, Senin, (4/10).

“Saya mengapresiasi program PKKMB Universitas OSO dan lahirnya Universitas OSO. Kehadiranya akan menanbah Perguruan Tinggi di Kalbar. Ini nantinya akan meninggalkan SDM Di Kalbar,” kata H Sutarmidji, SH, M.Hum, Senin (4/10), saat memberikan sambutan pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru OSO Pontianak.

Dikatakannya, hampir dua tahun tidak ada perkuliahan tatap muka di Kampus dan Mudah-mudahan, kondisi pandemi Covid-19 ini betul-betul melandai.

“Kalau ada perkuliahan tatap muka, saya minta protokol kesehatan diperketat,” pinta Gubernur Kalbar.

Dirinya sangat berharap, ketika perkuliahan dilaksanakan dengan metode tata muka, Universitas OSO Pontianak harus bisa melakukan uji petik kepada mahasiswa dan mahasiswi setiap dua minggu sekali dari Dinas Kesehatan untuk melihat ada tidaknya keterjangkitan.

“Kalau 1 mahasiswa yang terjangkit, maka akan menjadi penyebaran bagi banyak orang,” harap Gubernur Kalbar.

Kemudian Gubernur Kalbar juga meminta kepada Pihak Rektorat OSO harus benar-benar memperhatikan ini, karena perkuliahan tatap muka bisa menjadi efektif.

“Efektivitas perkuliahan itu harus dengan tatap muka,” ingatnya.

Universitas OSO digagas oleh Bapak Dr. (H.C.) Oesman Sapta. Sebagai anak negeri yang lahir di Sukadana, Kalimantan Barat, beliau memiliki mimpi untuk memajukan dunia pendidikan di tanah air. Akan tetapi, karena berbagai kesibukan, langkah pertama dari mimpi itu baru terealisasi pada tahun 2015, ialah dengan dibentuknya Yayasan Pendidikan OSO di depan Notaris Herlina Pakpahan, S.H.

Akta Yayasan Pendidikan OSO yang bernomor 01 tanggal 2 September 2015 kemudian disahkan dengan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia Nomor AHU-0012655 AH.01.04 Tahun 2015 tanggal 7 September 2015.

Akhirnya, Januari 2020 barulah Universitas OSO mendapat izin operasional melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 172/M/2020 tanggal 31 Januari 2020. Ada lima (5) program studi yang diizinkan ialah hukum, manajemen, kimia, biologi, dan ilmu kelautan. (L4Y).