Pj Sekda Kalbar : Pentingnya Antisipasi Penanganan Karhutla di Masa Pandemi

Selasa, 05 Oktober 2021

Pontianak, BorneOneTV.Com-Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Pj. Sekda Kalbar), Samuel, S.E., M.Si. mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana di Provinsi Kalbar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyambut baik kegiatan ini.

“Walaupun pada tahun ini sepertinya untuk bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hampir tidak ada, namun kita harus tetap melakukan antisipasi dengan mengadakan latihan simulasi seperti ini, dan saat ini kita bekerja sama dengan BNPB Pusat,” kata Samuel,

saat membuka acara Simulasi penanggulangan bencana Karhutla di masa Pandemi Covid-19 di Provinsi Kalimantan Barat, di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (5/10).

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan simulasi ini, agar tenaga-tenaga kita terampil dan terlatih.

“Dimana pada saat kejadian bencana karhutla terjadi, kita sudah tahu bagaimana cara mengendalikan dan mengatasinya,” ucapnya.

Dengan diadakannya kegiatan ini, dapat menjadi wadah untuk membangun komunikasi dan koordinasi prabencana antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota beserta instansi vertikal yang ada di Provinsi Kalbar.

“Diharapkan para peserta simulasi serius dalam melaksanakan kegiatan ini dan para narasumber dapat memberi materi secara optimal,” harapnya.

Kegiatan simulasi penanggulangan bencana ini dirancang menggunakan skenario  ancaman kebakaran hutan dan lahan yang bertujuan untuk menguji rencana kontijensi kebakaran hutan dan lahan melalui pelaksanaan geladi ruang/table top exercise (TTX) merupakan suatu latihan dalam bentuk diskusi pada level pengambil keputusan dari tiap instansi yang berfungsi untuk membahas kasus atau permasalahan dalam operasi penanganan bencana berdasarkan skenario latihan guna meningkatkan pemahaman tentang SOP serta geladi pos komando/command post exercise (CPX) yang juga merupakan latihan yang bersifat interaktif seperti kejadian sesungguhnya tanpa pengerahan peralatan.

Sebagai Informasi, teknis pelaksanaan simulasi penanggulangan bencana dilaksanakan mulai tanggal 5 Oktober sampai dengan 8 Oktober 2021 dengan jumlah peserta simulasi berjumlah 35 Orang yang merupakan stake holder penanggulangan bencana Karhutla di Provinsi Kalbar. (L4Y).