Diduga Edarkan Shabu, Wanita Muda diringkus Satresnarkoba Polres sambas

Kamis, 14 Oktober 2021

Sambas, BorneOneTV.com-  Satuan Reserse Narkoba Polres Sambas meringkus LE (22) merupakan Pengedar Narkotika jenis Shabu, ditangkap di sebuah Pondok di dusun Dare Nandong RT 010 RW 005 Desa Sempalai Sebedang Kecamatan Sebawi Kabupaten Sambas, Rabu, (13/ 10/ 2021).

Kapolres Sambas AKBP Laba Meliala melalui Kasat Resnarkoba IPTU Wismo Harjanto Mengungkapkan, penangkapan terhadap Saudari LE (22) berdasarkan informasi masyarakat yang diterima oleh Polres Sambas.

Tersangka LE (22) merupakan warga dusun Sungai Pinang desa Sungai Rambah kecamatan Sambas, ditangkap di sebuah Pondok di dusun Dare Nandong RT 010 RW 005 Desa Sempalai Sebedang Kecamatan Sebawi Kabupaten Sambas.

Barang bukti berupa satu paket klip transparan yang berisikan butiran kristal putih yang di duga narkotika jenis shabu yang terbungkus kertas timah rokok di Kotak Rokok dengan berat Brutto 2,51 gram berhasil di amankan.

Kemudian satu buah tas warna kuning, didalamnya juga terdapat satu kotak rokok yang berisikan satu paket klip transparan yang berisikan butiran kristal putih yang di duga narkotika jenis shabu yang terbungkus Tisue, Ungkap Wismo.

Serta dua buah pipet warna merah putih, dan satu paket klip transparan. Yang berisikan butiran kristal putih, di duga narkotika jenis shabu yang terbungkus kertas timah rokok di Kotak Rokok dalam plastik Refill Parfum warna kuning. Juga terdapat satu unit Handphone, ungkap Wismo.

Lanjut Kasatreskoba, penangkapan berawal dari Informasi masyarakat jika LE sering melakukan peredaran narkotika jenis shabu di Kecamatan Sebawi, Yang kemudian petugas Kepolisian dibantu oleh Informan, melakukan pembelian terselubung kepada LE(22). Dan telah ditentukan tempat transaksi yaitu di sebuah Pondok didusun Dare Nandong RT 010 RW 005 Desa Sempalai Sebedang Kecamatan Sebawi, ungkap Wismo.

Tersangka beserta barang bukti di amankan dan di bawa ke Mapolres Sambas guna proses hukum lebih lanjut, ungkap nya.

Atas perbuatannya, tersangka dapat dikenakan Undang-undang Narkotika, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor. 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Tutup Wismo.

(Dedi Anggara)