Pemkab Kapuas Hulu bersama Kepolisian Tertibkan Aktivitas PETI

Kamis, 21 Oktober 2021

Kapuashulu, BorneOneTV.com- Pemerintahan kabupaten Kapuas Hulu bersama kepolisian menertibkan aktivitas penambangan emas ilegal.

Dalam penertiban tersebut masyarakat juga diminta untuk mengurus izin pertambangan yang selama ini mereka kelola.

Bupati Kapuas Hulu,Fransiskus Diaan,hadir langsung dalam Penertiban Peti yang dilakukan pada Selasa siang 19 oktober 2021 di kecamatan Beringin,desa Bunut Kabupaten Kapuas Hulu.

Menurutnya hingga saat ini terdapat sebanyak empat ribu seratus sembilan puluh delapan wilayah pertambangan rakyat di Kabupaten Kapuas Hulu.

Kedepan wilayah-wilayah tersebut akan diusulkan ke kementerian terkait untuk dilegalkan.

fransiskus Diaan (Bupati Kapuas Hulu) “Untuk Kapuas Hulu ada beberapa wilayah pertambangan ini sudah berproses termasuk di beringin 250 hektare, kalau tidak ada halangan akhir tahun sudah terbit”

sementara itu ,ketua DPRD Kapuashulu turut serta dalam kegiatan penertiban Peti masih bersifat preventif “Perijinan ini diharapkan bisa lebih cepat memang, karena proses kewenangan perijinan ini ada di Pusat, kami dari kabupaten sifatnya merekomendasikan agar Wilayah pertambangan Rakyat menjadi IPR sesuai yang dipersyaratkan pemerintah pusat”

Menyikapi maraknya Peti di Kapuashulu ,Kapolres Kapuas Hulu mengatakan bahwa sebelum melakukan penertiban, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat terkait larangan melakukan aktivitas peti.

kapolres menekankan “Kita terlebih dahulu sosialisasi, bukan hanya melakukan penegakan hukum ini perlu kesadaran masyarakat perlu proses yang legal, jadi beringin ini sudah berproses tahun ini WPR. Kondusifitas yang perlu kita jaga jangan ada perpecahan antara, mari ciptakan Harkamtibmas”

Menurut warga, keuntungan dari adanya aktivitas penambangan emas yang dilakukan selama ini digunakan untuk kepentingan bersama,seperti membangun masjid dan pembebasan lahan untuk jalan.(Wuri ,)