Wow… Begini Penampakan Jalan Rambat Beton dengan nilai 412 juta di Desa Idai

Sintang, Borneonetv.com, salah satu program nawacita presiden Joko Widodo yakni membangun dari pinggiran. Salah satunya lewat dana desa yang di kelola langsung oleh desa namun kenyataan di lapangan banyak proyek dari dana desa yang tidak terealisasi dengan tepat oleh para kades salah satunya adalah Desa Idai kecamatan ketungau Hulu Kabupaten Sintang yang berbatasan langsung dengan negara tetangga yakni Malaysia.

Seharusnya dana desa yang di kuncurkan oleh pemerintah untuk membangun daerah pinggiran terutama infrastruktur untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat banyak yang di selewengkan oleh oknum kades untuk memperkaya diri sendiri.

Salah satu contoh adalah Desa Idai yang terletak di perbatasan, untuk pembuatan jalan rambat beton pada tahun anggaran 2019 menelan dana desa sebesar Rp.412.450.000 dengan panjang jalan 450 meter, lebar jalan 3 meter serta ketebalan jalan 8 cm sampai sekarang belum terlaksana/selesai oleh kades Idai yakni bapak Tingsong.

Akibat dari ulah kades tersebut tokoh masyarakat Idai membuat aduan ke Insekpetorat Sintang pada jumat 22/10/2021 untuk segera mengaudit pekerjaan fisik tersebut kelapangan, di mana ada indikasi merugikan negara sebab pekerjaan tersebut sampai sekarang belum diselesaikan oleh saudara Tingsong, sementara dana tersebut sudah habis di gunakan kades untuk kepentingan pribadi, tentu hal ini sangat merugikan kami warga desa Idai ungkap jaka.

Selain Jalan rambat beton yang belum diselesaikan oleh saudara Tingsong, masih banyak item lain yang tidak terealisasi salah satunya adalah rehap pentas tahun anggaran 2020 yang sama sekali tidak di kerjakan oleh kades tersebut sementara dana sudah cair semua pungkas Jaka ( tim )