Tiga Truk Bermuatan Kayu Ilegal di Tangkap Tim Gabungan Balai Gakkum KLHK

Pekanbaru,BorneOneTV-Tim Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera dan Korem 031 Wirabima Pekanbaru menangkap 3 (tiga) unit truk yang mengankut kayu ilegal, yang diduga berasal dari Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Bukit Batu, di Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, pada tanggal 24-25 Oktober 2021.

Barang bukti 3 (tiga) unit truk berserta muatan kayu jenis meranti dan campuran sebanyak 18 m3, beserta tiga supir truk HDG, S, HSS dan dua kernet JH dan OS diamankan di Kantor Seksi II Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, Pekanbaru, karena mengankut kayu tidak dilengkapi dengan dokumen kayu yang sah.

Penangkapan dilakukan berdasarkan adanya laporan pengaduan dari masyarakat terkait adanya penebangan ilegal di dalam Cagar Biosfer Giam Siak Kecil – Bukit Batu, di Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

“Kami sudah mengidentifikasi kegiatan ilegal di dalam kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil – Bukit Batu. Kami akan terus memberantas kegiatan ilegal di kawasan konservasi dan akan menjerat penebang, pembawa dan pemodal atau aktor intelektualnya,” kata Sustyo Iriyono, Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan, Ditjen Gakkuk KLHK, 26 Oktober 2021.

Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, Subhan berjanji, “PPNS akan melanjutkan memeriksa supir dan kernet untuk mengungkap keterlibatan pihak lain, terutama jaringan peredaran kayu ilegal.”

Penyidik Ditjen Gakkum KLHK akan menjerat para pelaku peredaran kayu ilegal dengan Pasal 83 Ayat 1 Huruf b, Jo. Pasal 12 Huruf e dan/atau Pasal 88 Ayat 1 Huruf a, Jo. Pasal 16 Undang-Undang No 18 Tahun 2018 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

“Jika terbukti, para pelaku diancam pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 2,5 miliar,”jelasnya.(Tim Gakkum KLHK-Dodi).