Akademisi Fakultas Hukum UNKA F.X Nikolas SH,. MH yang juga Mahasiswa Doktoralnya Hukum Universitas Negeri Jember Angkat Bicara Terkait Rangkap Jabatan di BUMN Perumda Sintang

Selasa, 2 November 2021

Sintang,Borneonetv.com- beberapa hari ini medsos di hebohkan dengan dugaan rangkap jabatan direktur perumda Tirta Senentang periode 2017/2021 yakni Ibu JEW di salah satu media online wartasambasraya.

Berdasarkan peraturan Daerah Kabupaten Sintang nomor 9 tahun 2008 tentang PDAM pasal 17 ayat ( 2) huruf K sudah sangat jelas bersedia kerja penuh waktu..dst dan pasal 19 ayat ( 1 ) direksi di larang rangkap jabatan. sementara di data PDDikti menyatakan bahwa direktur perumda Tirta Senentang masih aktif dan berstatus dosen tetap sampai sekarang sementara di klarifikasi di media yang sama bahwa direktur perumda sudah mengundurkan diri sejak tahun 2017 sementara di data PDDikti masih aktif mengajar mata kuliah di semester ganjil 2020, mana yang benar…, kalau memang benar masih aktif sebagai dosen di UPB masih layakkah untuk di pilih kembali sebagai direktur perumda tirta senentang..?

Fx Nikolas SH., MH. kepada awak media borneonetv com pada senen 1/11/2021 menyampaikan terkait rangkap jabatan di BUMN.

Pertama saya sampaikan bahwa dosen punya atitut baik (dapat menjadi contoh), ketika ikut mencalonkan diri sudah membaca dan merenungkan persyaratan panitia, apalagi sudah menduduki jabatan pasti paham dengan persyaratan, akan tetapi jika sebaliknya, maka tidak layak dipilih, karena bertentangan dengan Tut Wuri Handayani, Ing Ngarso Sung Tulodo artinya (seorang pemimpin harus mampu memberikan suri tauladan). Bukan hanya untuk dosen saja melainkan untuk dua kandidat lainnya juga harus patuh dan taat, jika ingin menghasilkan yang terbaik, karena kualitas air yang baik biasanya berawal dari kepatuhan dan ketaatan kepada alam, demikian sebaliknya pemimpin yang baik berawal dari kepatuhan dan ketaatan kepada peraturan yang ada.

Dosen sudah diatur dalam PP nomor 37 tahun 2009 tentang dosen, turunan dari undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen dalam pasal 1 angka 1 dosen intinya professional dan ilmuan, memiliki tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, berbeda dengan jabatan, jika dikampus biasanya disebut tugas tambahan, sedangkan menduduki jabatan diluar kampus, dapat dikategorikan tridharma dalam bidang pengabdian pada masyarakat pada dasarnya antara dosen dan jabatan merupakan dua hal yang berbeda, sehingga menurut saya, terkait rangkap jabatan mengacu kepada peraturan perundang-undangan, baik itu PP tidak memenuhi kategori, apalagi jika dosennya PTS.

Dosen aktif menjadi pejabat BUMD, tergantung dengan persyaratan dikampus yang bersangkutan, atau statutea universitasnya, dan persyaratan dari panitia seleksi, biasanya dari univeritas memperbolehkan dosen, akan tetapi dengan syarat, contoh dosen cuti, dan tidak menjabat pimpinan di kampus, sedangkan jika dosen biasa, biasanya diperbolehkan, karena merupakan bentuk tridharma dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang berikutnya Persyaratan dari panitia, biasanya menjadi polemik, contoh saja, jika ada persyaratan peserta wajib mengundurkan diri, setelah dinyatakan lulus (terpilih) maka dosen yang bersangkutan wajib mengundurkan diri dari universitasnya? Ini terkadang menjadi menguji kebesaran hati seorang dosen, untuk taat aturan mudah mudahan saja dalam persyaratan panitia tidak ada pernyataan demikian mengundurkan diri, karena jika ada tentu harus dipatuhi karena itu pilihan Jikalau ada, maka atitut dosen harus melepaskan atau mengundurkan diri, karena pada prinsipnya dosen itu panjang, dan jabatan di BUMD itu sifatnya sementara. Melihat sudah sampai dengan pemaparan visi dan misi saya kira tidak ada persyaratan dari panitia, kalau ada tentu akibatnya bisa fatal dan tidak bisa diteruskan. Tetapi saya berharapb tidak tidak terjadi pelanggaran dan ketidakpatuhaan sampai dilantiknya Direktur PDAM Sintang, karena kita mencari pemimpin yang memiliki integritas yg salah satunya taat pada aturan agar mampu memberi contoh dan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sintang Pungkas Nikolas ( tim )