Waspadai Gigitan Anjing Gila (Rabies) di Wilayah Kalbar

Senin, 01 November 2021

Pontianak, BorneOneTV.Com-Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H.,M.Hum., menerima kunjungan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PBPDHI), Dr. drh. H. M. Munawaroh, M.M., dengan didampingi Ketua Umum PDHI Cabang Kalbar, drh. Ahmad Mike Ariyanto, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat, Ir. Muhammad Munsif, M.M., dan Pejabat Otoritas Veteriner Provinsi Kalimantan Barat, drh. Elidar, M.M., di Ruang Kerja Gubernur Kalbar, Senin (1/11/2021).

Kunjungan ini terkait dengan hewan rabies dimana jumlah kasus gigitan anjing gila (rabies) di Kalimantan Barat masih tergolong sangat tinggi. Dalam satu bulan bisa mencapai 100 kasus gigitan.

Ketua Umum PBPDHI Dr. drh. H. M. Munawaroh, M.M., mengatakan pertemuan dengan Gubernur Kalbar bertujuan mensosialisasikan pencegahan dan melindungi masyarakat Kalbar dari gigitan anjing rabies.

“PBPDHI berkoordinasi tentang program-program pencegahan gigitan hewan rabies yang ada di Kalbar agar tidak terjadi peningkatan kasus di Wilayah Kalbar,” kata H. M. Munawaroh.

Program tersebut yakni mengenai pengelolaan anjing yang mempunyai pemilik. Hal ini dikarenakan banyaknya populasi anjing yang belum terdata.

“Kami menyarankan melakukan pendataan, yaitu setiap anjing yang berpemilik wajib memasang microchip sebagai tanda nomor anjing tersebut. Kemudian, melaksanakan sterilisasi agar tidak terjadi peningkatan populasi, serta wajib melalukan vaksinasi setiap tahun kepada anjing tersebut,” jelas Ketua Umum PBPDHI.

Sementara itu, anjing yang tidak mempunyai pemilik atau liar harus ditampung di tempat penampungan (shelter) anjing tidak berpemilik.

“Jadi, pemerintah mempunyai hak untuk mengamankan anjing yang tidak mempunyai tuan dengan cara tembak bius, setelah itu dibawa ke shelter, disterilisasi dan divaksinasi,” ujar Munawaroh.

Dr. Drh. H. M. Munawaroh, M.M.,  juga mengungkapkan akan membantu proses program vaksinasi bagi seluruh anjing yang ada di wilayah Kalbar.

“Kami siap mendatangkan 50 tenaga serta 10.000 dosis vaksin untuk anjing di wilayah Kalbar. Kami mentargetkan 70% anjing di Kalbar sudah divaksin. Dengan harapan Kalbar terbebas dari rabies,” tutup Ketua Umum PBPDHI. (L4Y).