Presiden Tunjuk Mantan Pangdam XII/Tpr Jadi Calon Tunggal Panglima TNI

Kamis, 4 November 2021

Jakarta, BorneOneTV.com- Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo menunjuk Mantan Pangdam XII/Tanjungpura Tahun 2016 yang saat ini sedang menjabat Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D menjadi Calon Tunggal Panglima TNI.

Presiden mengirimkan surat presiden (surpres) kepada DPR, Rabu (3/11/2021). Isi surpres ini berisikan nama Andika sebagai pengganti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Surpres ini dikirimkan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno yang diterima langsung Ketua DPR Puan Maharani.

Presiden telah menyampaikan surat presiden mengenai usulan calon panglima TNI kepada DPR RI atas nama Jenderal TNI Andika Prakasa,” kata Puan, Rabu (3/11/2021).

Setelah menerima surpres, tak butuh waktu lama bagi DPR untuk melakukan prosesi berikutnya, yakni fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan yang akan berlangsung pada hari ini, Kamis (4/11/2021) hingga Jumat (5/11/2021).

Jenderal TNI Andika Perkasa adalah seorang perwira tinggi TNI AD yang menjabat sebagai

Kepala Staf Angkatan Darat sejak tanggal 22 November 2018.

Jenderal TNI Andika Perkasa merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1987. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Pangkostrad.  Ia juga merupakan menantu dari mantan Kepala BIN Jemderal TNI (Purn) AM Hendropriyo.

Riwayat Jabatan saat berpangkat Letnan Dua s/d Letnan Satu diantaranya, Komandan Peleton Grup 2/Para Komando, Kopassus (1987), Komandan Unit 3, Grup 2/Para Komando, Kopassus (1987), Komandan Subtim 2, Sat Gultor 81, Kopassus (1991).

Saat berpangkat Kapten Komandan Tim 3, Sat Gultor 81, Kopassus (1995), Komandan Resimen 62, Yon 21 Grup 2/Para Komando, Kopassus (1997), Pama Kopassus (1998).

Saat berpangkat Mayor Pamen Kopassus (1999), Kepala Seksi Kajian Strategi Hankam, Subdit Kebijakan Pelaksanaan (Jaklak), Direktorat Kebijakan Strategi (Ditjakstra), Ditjen Strahan, Departemen Pertahanan (2000), Kepala Seksi Penyusunan, Subdit Kebijakan Pelaksanaan (Jaklak), Direktorat Kebijakan Strategi (Ditjakstra), Ditjen Strahan, Departemen Pertahanan (2001), Pamen Mabes TNI-AD (2001).

Letnan Kolonel Komandan Batalyon (Danyon) 32/Apta Sandhi Prayuda Utama, Grup 3/Sandhi Yudha, Kopassus (2002), Kepala Seksi Intelijen, Korem 051/Wijayakarta, Kodam Jaya/Jayakarta (2002),

Pabandya A-33, Direktorat A, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI (2002), Pabandya IV/Fasdik, Spaban Opsdik, Sdirdik, Kodiklat TNI-AD (2008)

Kepala Bagian Perencanaan, Sdirum, Kodiklat TNI-AD (2009).

Kolonel Sekretaris Pribadi (Sespri) Kepala Staf Umum (Kasum) TNI (2010), Komandan Resimen Induk (Danrindam) Kodam Jaya/Jayakarta (2011),

Komandan Resor Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera, Kodam I/Bukit Barisan (2012).

Brigadir Jenderal Kepala Dinas Penerangan TNI-AD (Kadispenad) (2013).

Mayor Jenderal Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) (2014), Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura (2016).

Letnan Jenderal Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Dankodiklatad) (2018) dan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) (2018).

Jenderal Kepala Staf Angkatan Darat (2018). (L4Y).