Transaksi Digital Meningkat Dimasa Pandemi

 

Pontianak ,BorneoneTV.com -Saat ini terjadi pergeseran pola transaksi keuangan dimasyarakat yang salah satunya dikarenakan adanya pandemi covid 19.

Bank Indonesia perwakilan Kalimantan barat melihat bahwa ada peluang bagi para pemilik UMKM untuk memanfaatkan perubahan pola transaksi konvensional ke digital.

Hal tersebut disampaikan oleh kepala kantor perwakilan bank Indonesia Kalimantan barat, Agus Chusaini saat memberikan sambutan pembukaan acara Inkubator Bisnis Bank Indonesia di pontianak (8/11/21).

“kita melihat perkembangan ekonomi digital ini suatu keniscaayaan yang terus tumbuh dan kita tahu bahwa sejak diluncurkan blueprint adanya system pembayaran indoesia 2025 di tahun 2019 sepertinya pembentukan ekosistem ekonomi digital ini terus berlanjut,” kata Agus.

“Dari transaksi ekonomi dan juga keuangan digital kita melihat terus terjadi pertumbuhan kalau kita bisa lihat di triwulan 2 2021 pertumbuhan digitalisasi perbankan naik 57,6 persen year on year (yoy) dan uang elektronik juga tumbuh 36,7 persen,” sambungnya.

Menurut Agus, salah satu faktor yang membuat ekonomi digital akan terus tumbuh adalah adanya pergeseran pola transaksi masyarakat dari konvensional ke digital akibat pandemi dan diperkirakan meski pandemi selesai ekonomi digital akan terus tumbuh

Untuk dapat menangkap peluang digital, maka bank BI mengadakan program wirausaha unggulan bank Indonesia (WUBI) untuk menjaring UMKM binaan yang potensial dan unggulan di kalbar.

Inkubator bisnis (INKUBI) bank Indonesia merupakan salah satu program yang ada di WUBI, dimana INKUBI sudah dilakukan sejak tahun 2013 dan tahun ini masuk ke angkatan ke-8.

Program INKUBI kali ini diikuti sebanyak 25 UMKM yang selama dua minggu akan mendapatkan materi mengenai digital skill and mind set, digital presence, digital onboarding dan digital payment.

Gubernur kalbar, Sutarmidji menyambut baik dengan adanya program inkubator bisnis yang digelar oleh bank Indonesia perwakilan Kalimantan barat.

“Program INKUBI yang dibuat oleh Bank Indonesia untuk pelaku UMKM ini sangat bagus, supaya mereka bisa mandiri nantinya dan bersaing di era digital,” kata Sutarmidji.

Sutarmidji juga mendorong para pelaku UMKM untuk memiliki inovasi produk sehingga menarik minat pembeli.

“Saya lihat perkembangan ini sudah cukup bagus dan sudah berinovatif dalam produk mereka. Saya berharap kedepannya para pelaku UMKM dapat bersaing di era digital. Tutupnya.(DENI )