Salurkan bantuan, Kapolsek Sepauk datangi pengungsi di perkebunan karet

Rabu, 10 November 2021

Sintang, Borneonetv.com- Banjir yang berkepanjangan di Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang – Kalbar memaksa sebagian masyarakat harus mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi meskipun berada di lingkungan yang tidak layak. Selasa, (09/11/2021).

RT. 04 Dusun Sungai Lais Desa Nanga Sepauk Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang yang berada di tepi sungai Kapuas adalah salah satu wilayah yang paling terdampak banjir yang menggenangi seluruh kampung dengan kedalaman hingga lebih dari 3 meter. Akibatnya sebanyak 140 orang yang terdiri dari 47 Kepala Keluarga yang berada di dusun tersebut terpaksa harus mengungsi.

Sebagian warga mengungsi ke wilayah lain yang tidak terdampak banjir, namun sebagian besar masih bertahan di pengungsian di kebun karet di belakang kampung dengan mendirikan tenda-tenda darurat dari bahan seadanya.

Hal ini sudah berlangsung lebih satu Minggu, dan tentunya tak lepas dari keprihatinan Kapolsek Sepauk Ipda Heru Woldy, S.H.

Sebagai bentuk empati atas derita warga, bersama anggotanya Ipda Woldy mendatangi lokasi pengungsian dengan membawa bantuan makanan yang terdiri dari beras, mie instan, gula, minyak goreng, dan telur.

“Meskipun bantuan ini tidak seberapa, semoga dapat meringankan beban warga yang sedang mengungsi di tempat ini” ucap Kapolsek Sepauk saat penyerahan bantuan kepada para pengungsi.

Disamping menyerahkan bantuannya, didampingi ketua RT Muhammad Hendry; Kapolsek Sepauk juga meninjau kondisi warga dari berbagai usia di lokasi pengungsian yang sangat memprihatinkan dan minim fasilitas ini.

Ia juga menghawatirkan kesehatan warga yang sebagian mulai terserang penyakit seperti demam, pilek dan gatal-gatal akibat lingkungan di lokasi pengungsian yang tidak sehat.

“Saya akan segera kembali lagi bersama tim kesehatan dari Puskesmas Sepauk untuk melakukan pemeriksaan terhadap warga dan mengantisipasi berjangkitnya wabah penyakit di sekitar ini. Dan tentunya juga kepada pihak-pihak terkait untuk tidak melepaskan perhatiannya kepada warga disini” ucap Ipda Woldy. (tim )