Mantan Danwing 7 Lanud Supadio Ditunjuk Panglima TNI Kawal Kosekhanudnas I

Selasa, 16 November 2021

Jakarta, BorneOneTV.Com-Mantan Komandan Wing (Danwing) 7 Lanud Supadio tahun 2017-2019 Marsma TNI Setiawan ditunjuk Panglima TNI menjadi Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Pangkosekhanudnas) I berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/816/IX/2021 tanggal 13 September 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Dengan Jabatan ini, PAMEN TNI AU mantan Paban I/ Renstra Srenaau memperoleh kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari Kolonel Penerbang menjadi Marsekal Pertama (Marsma)  TNI berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/2243/X/2021 tanggal 12 Oktober 2021.

Marsma TNI Setiawan Lahir di Ambon, pada 02 September 1973 Diterima sebagai Calon Prajurit Taruna dan dilantik oleh Presiden RI sebagai Letda tahun 1995.

Selanjutnya mengikuti pendidikan Sekbang dan diwisuda (Wing Day) sebagai Penerbang pada tahun 1997. Selanjutnya Sekkau A.75 pada Tahun 2004. Kemudian Seskoau Tahun 2009. Sesko TNI pada Tahun 2019. Pada tanggal 13 September 2021 dilantik sebagai Panglima Kosekhanudnas I Jakarta sampai sekarang.

Tugas Kosekhanudnas I adalah Mempertahankan wilayah udara khususnya wilayah daerah Jakarta sebagai ibu kota Negara Indonesia. Kosekhanudnas I Diresmikan pada tanggal 1 Juli 1963, dengan Kep Kasau No. 16/PERS/MKS/1963 tanggal 27 Juni 1963.

Kosekhanudnas I bertugas menyelenggarakan dan mengendalikan operasi pertahanan udara di wilayahnya, sesuai pembagian tanggung jawab geografis wilayah Hanudnas untuk mendukung tugas Kohanudnas.

Alutsista yang digunakannya dalam melaksanakan tugasnya adalah stasiun-stasiun Radar dan  Pusat Operasi Sektor Pertahanan Udara Nasional yang mampu memantau penyusupan yang masuk ke wilayah kedaulatan Indonesia baik melalui udara maupun melalui laut.

Kosekhanudnas melaksanakan operasi pengamatan udara, operasi pertahanan udara pasif, dan operasi sasaran terpilih.

Operasi ini melibatkan seluruh Satuan Radar, unsur tempur sergap, Pusat Operasi Udara Nasional (Popunas) dan Pusat Operasi Sektor.

Selain  melaksanakan operasi, dilaksanakan pula latihan-latihan agar terciptanya suatu kemampuan tempur yang andal, terukur sesuai dengan doktrin, strategi,  prosedur taktis dan teknis, serta meningkatkan kesiapsiagaan.

Marsma TNI Setiawan merupakan Alumni Akademi Angkatan Udara tahun 1995 dengan segudang pengalaman penugasan maupun jabatan mengawali dinasnya di AAU, Jogjakarta.

Marsma TNI Setiawan memiliki seorang putra bernama Rafi Ahmad Fachrezi buah hati bersama drg. Citra Anggita.

Memiliki beberapa Satyalancana tanda kehormatan, Marsma TNI Setiawan pernah pernah berdinas di Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, kemudian pada tahun 2014 menjabat sebagai Komandan Lanud Ash, Danwing 7 Lanud Spo, Danwing 6 Lanud Rsn dan terakhir sebagai Paban I/ Renstra Srenaau, kini mendapat kepercayaan sebagai Pangkosekhanudnas |.

Kosekhanudnas 1 memiliki satuan-satuan Radar dibawahnya yaitu:

Satuan Radar 211/Tanjung Kait, Tangerang

Satuan Radar 212/Ranai

Satuan Radar 213/Tanjung Pinang

Satuan Radar 214/Tegal

Satuan Radar 215/Cogot, Kulon Progo

Satuan Radar 216/Cibalimbing, Sukabumi”

Selain Marsma TNI Setiawan, ada 2 mantan Danlanud Supadio yang juga pernah ditugaskan untuk mengawal Kosekhanudnas 1 diantaramya Danlanud Supadio Periode 2011-2012 Marsma TNI Kustono dan Danlanud Supadio Periode 2012-2014 Marsda TNI Ir Novyan Samyoga, MM. (L4Y).