Update Banjir, Dandim Sintang Sampaikan Kondisi Banjir Saat Ini di Sintang

Selasa, 16 November 2021

Sintang, Borneonetv.com- Dalam 3 hari terakhir hingga hari ini (Senin, red) terjadi penurunan debit air pada kondisi banjir yang terjadi di Kabupaten Sintang.

Dandim sintang, saat ditanyai menjelaskan bahwa saat ini rata-rata air mengalami penurunan sebanyak 30 cm dalam 3 hari terakhir ini di wilayah Kabupaten Sintang.

“Alhamdulillah tidak ada hujan yang terjadi dengan intensitas tinggi dalam 3 hari ini, sehingga membantu turunnya air di 12 Kecamatan dari 14 Kecamatan di Sintang yang terdampak banjir,” kata Dandim Sintang, Letkol Inf Kukuh S, Selasa (16/11/2021).

Ia menambahkan, “berkaitan data yang kita himpun, untuk jumlah warga mengungsi ada 25.884 orang sampai dengan hari ini, jadi sudah mengalami penurunan dua ribu lebih warga yang mengungsi dari data sebelumnya, ini terdata mulai dari hari Sabtu kemarin,” ucapnya.

Letkol Inf Kukuh Suharwiyono dalam penjelasannya mengatakan, untuk kebutuhan masyarakat saat ini, kita memiliki gudang-gudang logistik, yang mana mulai dari Dinas Sosial, Kodim Sintang, Polres Sintang , dan juga tempat lainnya yang sudah ditunjuk, kemudian kita juga mendistribusikan berbagai bantuan sembako ini kepada warga, melalui jalur sungai dan darat dengan menggunakan perahu karet dan sampan serta truk, sehingga harapannya kebutuhan sembako dari warga masyarakat yang kembali kerumahnya ataupun yang masih bertahan dirumahnya ini bisa kita dorong dan dapat kita penuhi.

“Sesuai pantauan di lapangan oleh para Babinsa, saat ini kegiatan masyarakat yang sudah kembali kerumah lebih fokus ke pembersihan rumahnya, karena banyak sampah dan lumpur yang masuk kerumah, dan berkaitan dengan kerusakan yang terjadi cukup beraneka ragam ya, mulai dari pagar yang ambruk, dan pintu-pintu yang rusak serta roboh, sampai dengan hari ini untuk listrik masih ada 61 gardu listrik yang belum beroperasi karena terendam air dari 77 gardu listrik yang ada, sehingga warga dihimbau pada waktu malam untuk tidak turun ke air untuk menghindari kecelakaan dan bahaya tersengat arus listrik,” pungkasnya.(Tim )