Satgas waspada investasi tutup 3.631 Pinjol ilegal 

Kamis, 18 November 2021

Pontianak, BorneOneTV.com – keberadaan pinjaman oline (pinjol) ilegal sangat meresahkan masyarakat kerena mereaka sering melakukan penagihan kepada para nasabahnya dengan cara yang tidak beretika.

Menurut Kepala OJK Provinsi Kalimantan Barat, Maulana Yasin Sepanjang 2018 hingga saat ini sudah sebanyak 3.631 Pinjol ilegal yang ditutup oleh Satgas Waspada Investasi.

“Ini menunjukan bahwa industry jasa keuangan terkait dengan Fintech ini kayaknya menggiurkan gitu ya sehingga lebih banyak pinjol-pinjol ilegal sementara yang legal hanya 104,” kata Maulana.

“Jadi kita tetap mendorong ya kepada pinjol legal agar tumbuh secara wajar jadi memang masyarakat sangat membutuhkan itu sehingga tetap dia eksis terus berkelanjutan unruk pinjol-pinjol yang legal,” sambungnya.

Saat ini terdapat 104 pinjol legal yang terdiri dari 101 pinjol dengan status berizin sedangkan 3 pinjol masih berstatus terdaftar.

Ojk terus mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pinjaman kepada penyedia jasa pinjol ilegal.

“Kita terus mengedukasi kepada masyarakat agar berhati-hati apabila butuh dana dana pilihlah pinjol yang legal jangan kepada yang ilegal karena kalau yang ilegal bunganya cukup tinggi dan penagihan yang tidak beretika,” ujar Maulana.

“Kita sampaikan kepada masyarakat yang sudah terlanjur minjam kepaka pinjol ilegal dan kalau dia merasa dirugikan mungkin dengan sitem penagihan yang tidak beretika ya silahkan lapor ke polisi,” sambungnya.

Maulana menambahkan bahwa saat ini pengaduan masyarakat ke OJK melalui nomor kontak 157 terkait keberadaan pinjol ilegal meningkat.

“Jumlah pengaduan cukup banyak ya kita cukup kualahan ya sementara untuk petugas kita menurut informasi teman-teman di Jakarta cukup banyak ya sudah bukan lagi ratusan tiap hari api sudah ribuan aduan yang masuk,” pungkasnya.

(Tim)