Pemkab Kubu Raya Pastikan Tertibkan Pajak Sarang Burung Walet Melalui Langkah Strategis

banner 120x600

Kamis, 21 April 2022

Kubu Raya, BorneOneTV.com – Pada saat ini setidaknya 2.864 bangunan sarang burung walet belum mengantongi izin namun telah beroperasi. Bahkan ada sebagian yang telah mendapatkan keuntungan penjualan dari hasil penangkaran sarang burung walet.

Sebelumnya Pemerintah daerah Kubu Raya telah mengatur regulasi tentang pengawasan, pengendalian, dan pengusahaan budidaya burung walet dalam Peraturan Bupati nomor 29 tahun 2009. Namun soal retribusi sarang burung walet masih, belum banyak yang sadar soal kewajiban pajak dari pihak pemilik usaha sarang walet yang telah diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan.

Sekrataris daerah Kubu Raya, Yusran Anizam mengatakan untuk mengatur kewajiban pajak pengusaha sarang burung walet memerlukan kerjasama dengan lintas profesi. Baik itu dari Kepolisian maupun Kejaksaan. Serta pihak penerbangan Bandara Supadio.

“PAD khusus sarang burung walet saat ini sekitar Rp 70 Juta pertahunnya. Dari angka PAD tersebut masih jauh dari target dan realisasi lapangan,” ucapnya ditemui usai melaksanakan Rakor Pengendalian Sarang Burung Walet, Kamis (14/4/2022) kemarin.

Dengan system kepong bakol, Yusran berharap dapat meningkatkan PAD dari sarang burung walet ini. Yang tentunya berimbas kepada pembangunan daerah Kubu Raya serta para pengusaha sarang burung walet itu sendiri.

“Kita nyakin perputaran perekonomian, bisnis sarang burung walet ini pasti berdampak kepada ekonomi masyarakat kecil. Untuk itu investasi juga kita jaga agar tidak terganggu,” terangnya. (ian)

%d blogger menyukai ini: