banner 120x600

Lanud Supadio Bantu Pengamanan dan Kelancaran Operasional Bandara Melalui Perjama

banner 120x600

Kubu Raya,BorneOneTV-Danlanud Supadio Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntak menandatangani Perjanjian Kerjasama (Perjama) Tentang : “Bantuan Pengamanan, dan Kelancaran Operasional Bandar Udara Internasional Supadio”, dengan EGM. PT. Angkasa Pura II (Kanca) Bandara Internasional Supadio Akbar Putra Mardhika, berlangsung di Khatulistiwa Meeting Room, Lantai 2 Building Adm B-03 (Kanca) Bandara Internasional Supadio, Senin (25/4/22).

Perpanjangan Perjama ini merupakan suatu bentuk sinergi, kolaborasi, dan kerjasama antara Lanud Supadio dengan Bandara Internasional Supadio. Adapun acara turut dihadiri oleh para Pejabat Staf Lanud Supadio, dan Staf dari Bandara Supadio.

Danlanud Supadio Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntak, dalam pokok sambutannya mengatakan, sebagai Pangkalan TNI Angkatan Udara yang berdampingan dalam satu kawasan dengan Bandara Internasional Supadio, pihak Lanud Supadio menyambut baik atas perjanjian yang dilakukan hari ini, sebagai bentuk kepercayaan besar PT AP II Bandara Internssional Supadio kepada pihak Lanud Supadio dalam suatu perpanjangan Perjanjian Kerjasama di bidang : “Pengamanan, dan Kelancaran Operasional Bandara”, tururnya.

Danlanud juga menjelaskan Bandara ini merupakan gerbang/pintu masuk dan keluarnya jalur penerbangan baik domestik maupun luar negeri. Oleh karena itu perlunya perhatian yang extra ketat dalam hal pengamanan (Security Awwareness) yang lebih guna mewujudkan keamanan operasional Bandara, dari segala bentuk ancaman, gangguan, dan hambatan keamanan, paparnya.

Dalam sambutan terakhirnya Danlanud mengatakan “Bandara merupakan salah objek vital yang rentan dari bahaya peredaran narkoba, dan aksi terorisme yang kerap kali memanfaatkan Bandara dan fasilitasnya, serta kemungkinan pembajakkan pesawat, yang akan mengancam, dan membahayakan terhadap fasilitas objek vital, alutsista, pesawat dan awak pesawat, serta personel/masyarakat pengguna jalur penerbangan (udara), Mengingat adanya bentuk ancaman perlu dilakukan suatu kerjasama keamanan dan kelancaran operasional Bandara yang sinergis, kolaboratif, sebagai daya tangkal terhadap segala bentuk kemungkinan pitensi ancaman, misalnya bahaya terorisme, bahaya perdagangan mafia narkoba, illegalloging dan upaya penindakkannya, serta kemungkinan potensi ancaman lainnya” Pungkasnya.(Tim).

%d blogger menyukai ini: