Kapal TB Rita 103 Tenggelam, Satu Korban Ditemukan Meninggal Oleh Tim SAR Gabungan Lanal Ketapang

banner 120x600

Ketapang,BorneOneTV- Kapal TB Rita 103 alamai kecelakaan laut, tenggelam di sungai Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, pada hari Rabu, 20 Juli 2022 pukul 17.45 WIB.

Mendapati informasi adanya laka laut, Komandan Lanal Ketapang Letkol Laut (P) Bambang Nugroho, M.Tr.Opsla langsung perintahkan Danposal Kendawangan Letda Laut (T) Imamul Arifin berserta personil Posal menggunakan RHIB (Rigid Hull Inflatable Boat) untuk segera melaksanakan pencarian dan pertolongan, serta membuat Posko SAR di Posal Kendawangan serta berkoordinasi dengan instansi terkait.

Dikerakan cuaca buruk, hari pertama pencarian korban kapal TB. Rita 103 dilakukan hingga pukul 20.00 WIB dan dilanjutkan keesokann harinya.

Dari data kapal TB. Rita 103, diketahui bahwa keagenan kapal adalah PT. Ghifari Samudra Mandiri dengan Nahkoda kapal atas nama Heru Widianto serta Personel on Board 14 orang (termasuk Nakhoda).

Pencarian Korban kapal tenggelam TB Rita 103 dilanjutkan kembali pada hari Kamis 21 Juli 2022 pukul 07.00 WIB danTim SAR Lanal Ketapang dan Tim Basarnas berhasil menemukan 6 korban yang telah dievakuasi oleh MV. Captain Veniamis 117 dengan kondisi sehat dan selamat, serta pada malam harinya juga berhasil mengevakuasi 2 orang korban lagi dengan kondisi selamat.

Menurut penuturan dari ABK yang selamat, TB. Rita 103  tenggelam ketika akan membawa Loding Master yang akan diantar menuju MV. Captain Veniamis 117 diloading point 3 perairan Kendawangan.

Pada saat akan shifting_di MV. Captain Veniamis 117, TB. Rita 103 mengalami kerusakan pada bagian mesin. Selanjutnya Nahkoda TB Rita 103 meminta agar TB Rita 103 digandeng. Sambil berjalan TB. Rita 103 melaksanakan proses shifting. Karena kondisi mesin belum juga dapat diperbaiki dan posisi kapal miring Nahkoda TB. Rita 103 meminta agar MV. Captain Veniamis 117 untuk mengurangi kecepatan. MV Captain Veniamis 117 langsung mengurangi kecepatan dan stop engine namun posisi TB Rita 103 semakin miring dan tali tambat putus. Pada saat mengetahui kondisi kapal yang telah miring semua ABK dan Penumpang bersiap untuk menyelamatkan diri dan dalam hitungan detik TB. Rita 103 terbalik dan tenggelam. ABK dan penumpang seluruhnya lompat ke laut untuk menyelamatkan diri dengan menggunakan alat keselamatan seadanya.

Jumat 23 Juli 2022 pukul 08.00 WIB Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian dan pertolongan terhadap TB Rita 103 dan menerima informasi dari TB. Rita 101 yang telah menemukan mayat laki-laki terapung dilaut pada koordinat  02 14. 615 S – 109 46.345 E.  Tim SAR Gabungan bergerak menuju ke posisi tersebut dan melaksanakan evakuasi. Selanjutnya mayat laki – laki tersebut  dibawa menuju ke Kendawangan untuk dilaksanakan identifikasi dan pemeriksaan lainnya. Setelah dilaksanakan identifikasi dan diperiksa oleh Tim Kesehatan serta menghadirkan para keluarga korban diketahui bahwa korban meninggal dunia a.n Heru Widiyanto (Nakhoda TB. Rita 103), selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga.

Sampai dengan saat ini Tim SAR Lanal Ketapang, Posal Kendawangan, KRI Sembilang – 850, Tim Basarnas Ketapang, Kapal SAR RB 214, Polair dan Polsek Kendawangan masih melaksanakan pencarian dan pertolongan terhadap 5 orang korban yang belum diketemukan. Total hasil pencarian dan pertolongan sampai dengan malam ini yang berhasil ditemukan sebanyak 8 orang korban selamat dan 1 orang korban meninggal dunia.

Danlanal menyampaikan bahwa pelaksanaan SAR ini sejalan dengan perintah Pangkoarmada I Laksda TNI Arsyad Abdullah selain dalam rangka penegakan kedaulatan dan hukum di laut juga untuk menjamin keselamatan dan keamanan para pengguna laut termasuk kegiatan SAR.

” Upaya penyelamatan ini sebagai implementasi pelaksanaan perintah harian Pimpinan TNI AL, KASAL Laksamana TNI Yudo Margono yang selalu menekankan kepada jajaran TNI AL agar memanfaatkan dan melibatkan segala potensi yang dimiliki baik personil maupun Alutsista untuk kegiatan-kegiatan kemanusiaan seperti penanggulan bencana dan SAR”, pungkas Danlanal. (Penlanalktp).

%d blogger menyukai ini: