banner 120x600

Bandar Bravo Arena, Gelar Lomba Merpati Kolong Piala Menteri Koperasi dan UKM Berhadiah Ratusan Juta

banner 120x600

Jakarta, borneonetv.com – Bandar Bravo Arena, yang juga diketahui sebagai lapak merpati kolong yang baru diresmikan pada tanggal 4 September 2022 lalu, bakal menyelenggarakan kegiatan perlombaan merpati kolong.

Para peserta lomba yang difasilitasi oleh PT Bandar Inspira Globalindo dan didukung oleh Kementerian Koperasi dan UKM itu bakal memperebutkan
Piala Menteri Koperasi dan UKM.

Lalu total hadiah event perlombaan yang berlangsung dari tanggal 16-18 September 2022 itu mencapai Rp200 juta.

Rinciannya, juara I akan mendapatkan uang tunai Rp120 juta + joki Rp12 juta, juara II Rp40 juta +joki Rp4 juta, juara III Rp11 juta + joki Rp1,1 juta, dan juara 5-10 Rp1,5 juta +joki Rp150 ribu.

Direktur PT Bandar Inspira Globalindo, Angrondewi Intan Windarti mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk mengenalkan kesenian merpati kolong ke jenjang yang lebih tinggi.

Dengan demikian, perlombaan ini tidak hanya berdampak baik bagi kesenian itu sendiri melainkan juga bagi masyarakat sekitar. Pasalnya bila terus berkembang maka bisa membuka lapangan pekerjaan baru yang berhubungan dengan eksistensi lapak-lapak burung merpati.

“Selain perlombaan merpati, juga ada beberapa stand UMKM yang mengisi. Untuk UMKM yang ingin berpartisipasi ini tidak dipungut biaya. Penyewaan lahan, kebutuhan tenda dan listrik ditanggung oleh panitia penyelenggara. Beberapa booth UMKM diisi oleh binaan Dinas UMKM Pemerintah Kabupaten Bogor dan masyarakat sekitar lapak” kata Intan, kepada wartawan, Jumat (15/9/2022).

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengajak semua pihak termasuk para pelaku UMKM untuk ikut berpartisipasi dalam event perlombaan tersebut. Ia bakal hadir menyaksikan perlombaan merpati kolong yang diketahui sebagai salah satu kesenian asli Indonesia.

“Para penghobi merpati kolong jangan lupa datang dan ikut lomba di Lapak Bandar Bravo Rumpin, Bogor. Saya juga akan hadir di sana. Sampai ketemu nanti,” ucap Teten.

Diketahui, burung merpati sudah sejak lama hidup dan berkembang di Indonesia. Bahkan dijadikan sebagai salah satu budaya kesenian, yakni perlombaan merpati yang dinikmati berbagai kalangan masyarakat.

Kesenian perlombaan merpati itu seperti balap merpati, merpati komprangan, dan merpati kolongan.

Dalam perlombaan ini, merpati mengandalkan ketangkasan dan kecepatan. Namun, ketangkasan merpati tentunya tidak lepas dari peran penting seorang pelatih yang intens melatih dan merawat burung merpati itu dengan baik dan maksimal. [Adang]

%d blogger menyukai ini: