Warga Perbatasan Keluhkan Minimnya Kuota BBM Subsidi di SPBU Gupung

banner 120x600

Sintang, BorneOneTV.com- Kecamatan ketungau hulu merupakan kecamatan paling ujung di kabupaten sintang yang berbatasan langsung dengan Malaysia saat ini sudah memiliki pangkalan SPBU yang terletak di gupung desa sepiluk dan merupakan satu kebanggaan bagi warga perbatasan namun di sayangkan jatah BBM bersubsidi masih sangat minim.

Sebagian besar masyarakat perbatasan untuk penerangan masih mengunakan ginset di sebabkan PLN belum menjangkau sebagian desa di kecamatan ketungau hulu. Kouta BBM bersubsidi untuk daerah perbatasan sangat minim yakni untuk pertalite hanya 160.000 liter/bulan sementara solar cuma 24.000 liter/Bulan.

Kita warga perbatasan saat ini untuk untuk penerangan masih mengunakan ginset dan panel tenaga Surya jatah BBM solar bersubsidi yang di suplai oleh Pertamina untuk kecamatan ketungau hulu Kuotanya hanya 24.000 liter dan harus di bagi 29 desa di kecamatan ketungau hulu bearti rata rata satu desa hanya dapat jatah 800 liter saja sangat jauh dari kata cukup, belum lagi warga yang memiliki armada roda empat. Harapan kami supaya pemerintah lewat pertamina bisa menambah Kouta BBM solar bersubsidi untuk SPBU gupung sehingga kebutuhan kami warga perbatasan bisa terkaper ujar dedi.

Pihak pengelola SPBU saat di hubungi membenarkan bahwa jatah BBM bersubsidi untuk SPBU gupung untuk pertalite 20 tangki/bulan dan solar cuma 3 tangki/bulan sangat jauh dari cukup bang, kami juga bingung bagai mana membagi ke setiap desa, dan selama ini banyak desa yang tidak kebagian belum lagi di perjalanan dari Pertamina sampai SPBU kalau musim hujan seperti saat ini bisa sampai 5 hari di perjalanan, jadi kami pengelola SPBU mohon maaf kepada warga perbatasan saat akan membeli BBM bersubsidi khususnya solar tidak kebagian, mudahan ke depan pihak Pertamina bisa memberikan Kouta tambahan untuk kita sehingga kelangkaan BBM solar untuk perbatasan bisa kita atasi pungkas Kris.

(Tim)

%d blogger menyukai ini: