banner 120x600

Pesantren Darunnajah Resmi Lengkapi Jenjang Pendidikannya Dengan Membuka Universitas Darunnajah

Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin meresmikan Universitas Darunnajah secara daring di Jakarta, Senin (7/11/2022).
banner 120x600

Jakarta, borneonetv.com – Pondok Pesantren Darunnajah yang berdiri sejak 1974 resmi melebarkan sayap dengan membuka lembaga pendidikan tinggi atau Universitas Darunnajah, hari ini Senin 11 November 2022.

Wakil Presiden K.H Ma’aruf Amin membuka secara daring peresmian Universitas Darunnajah yang terletak di Ulujami Jakarta Selatan. Saat ini di Universitas Darunnajah yang memiliki tagline Rooted in Tradition, Leading in Education terdapat tiga Fakultas yaitu, Fakultas Agama Islam, Fakultas Bisnis dan Fakultas Sains dan Teknologi.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Kerjasama dan Alumni Universitas Darunnajah Hendro Risbiyantoro MS, mengatakan acara hari ini merupakan ungkapan rasa syukur atas terbitnya SK Universitas Darunnajah inil.

“Ahamdulillah acara ini merupakan bentuk syukur kita atas terbitnya SK Universitas Darunnajah. Sekaligus kami mengundang seluruh Kiai Salaf dan Pondok Modern seluruh Indonesia, rektor dan wakil rektor di Jakarta dan sekitarnya, kemudian dari Timor Leste, Malaysia dan lainya,” kata Hendro.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Kerjasama dan Alumni Universitas Darunnajah Hendro Risbiyantoro MS.

Lebih lanjut Hendro mengatakan, bahwa rasa syukur ini juga di barengi dengan digelarnya diskusi internasional dengan tema “Konferensi Internasional, Pengasuh Pesantren Se-Asia Tenggara”.

Saat ini Universitas Darunnajah baru membuka tiga Fakultas dengan 10 program studi yang relevan dengan kebutuhan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Program studi tersebut antara lain, Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Hukum Keluarga Islam (HKI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Administrasi Bisnis, Bisnis Digital, Sains Aktuaria, Sistem Teknologi Informasi, dan Rekayasa Perangkat Lunak.

Antusiasme untuk menuntut ilmu di Universitas Darunnajah juga sangat tinggi, ini dibuktikan dengan jumlah pendaftar. Walaupun baru dibuka tahun ajaran baru di Juli kemarin pihak universitas tetap memperhatikan kemampuan dari calon mahasiswa.

“Sejak dibuka sudah 560 santri atau siswa yang sudah mendaftar akan tetapi tidak semua kami terima karena kami juga memperhatikan batas minimum kemampuan calon siswa. Kami juga membuka beasiswa khususnya kader-kader bagi mereka yang ingin berdakwah di daerahnya apapun yang dipilih mereka bisa masuk. Beasiswa dari uang pangkal, uang bulanan juga kami potong, serta ada bantuan untuk tahfidz (penghafal Al-Qur´an),” jelas Hendro.

Hendro menyampaikan, dengan hadirnya Universitas Darunnajah menjadi antusias tersendiri bagi santri Darunnajah untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi dan kebanggaan bagi santri. Sebetulnya perjalanan menjadi perguruan tinggi ini sudah 33 tahun dari Pertama Ma´had Ali, kemudian Sekolah Tinggi Ilmu Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam, IAID. Sementara ide awal pendirian Universitas Darunnajah itu dari Tahun 2015 dan terealisasi sejak diterbitkan SK Kemendikbudikti Juli tahun ini.

“Jadi tujuan dari acaranya ini adalah dakwah islamiyah dakwah Darunnajah, kita menebar kebermanfaatan bersama dengan adanya universitas ini. Dengan jurusan-jurusan yang relevan, alhamdulillah kita mengakomodir antusias pesantren-pesantren yang tertarik untuk gabung,” pungkas Hendro yang juga sebagai ketua pelaksana peresmian dan syukuran Universitas Darunnajah. [Adang]

%d blogger menyukai ini: