PD XV FKPPI Kalbar Lakukan Somasi Pemberitaan Salah Satu Media Online yang Dinilai Sepihak dan Menyudutkan Wali Kota Pontianak

banner 120x600

Pontianak,BorneOneTV– Pengurus Daerah XV FKPPI Provinsi Kalimantan Barat melakukan konferensi pers terkait pemberitaan yang diterbitkan oleh salah satu media online yang memberitakan sepihak dan telah menyudutkan Wali Kota Pontianak.

Dimana diketahui, media online tersebut menerbitkan berita pada (14/10/2023) dengan judul “BENARKAH DIPONTIANAK ADA “WALIKOTA SWASTA” YANG DAPAT MENGATUR “POSISI ASN” DAN PROYEK PROYEK “PL”.

Berita tersebut setelah dikonfirmasi lansung oleh PD XV FKPPI ke Wali Kota Pontianak, ternyata tidak benar apa yang disampaikan media online tersebut dan terkesan berbau fitnah.”Jelas Direktur LBH FKPPI PD XV Kalbar, Tatang Suryadi.

Lanjut kata Tatang, dalam menerbitkan berita, sebagai objek berita Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang mana beliau juga merupakan Ketua PC 1501 FKPPI Kota Pontianak, justru tidak mendapatkan konfirmasi, sehingga dalam membuat berita hanya berdasarkan keterangan dari sebelah pihak saja.

” Sebagai media informasi seharusnya berimbang dalam menyajikan suatu berita, sehingga layak untuk di konsumsi oleh publik.”Ucap Tatang.

Tatang menambahkan, secara organisator PD FKPPI Kalbar merasa perlu untuk mengklarifikasi pemberitaan media online tersebut, karena Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono merupakan bagian dari FKPPI Kalbar, yaitu sebagai Ketua PC 1501 FKPPI Kota Pontianak.

“Terkait pemberitaan yang telah diterbitkan oleh media online tersebut, kami nyatakan tidak benar, berbau fitnah dan terkesan menyudutkan. Seolah olah Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono bisa disetir oleh Wali Kota Swasta. Dan ini sangat tidak bisa diterima, karena telah menyerang daripada harkat dan martabat Edi Rusdi Kamtono selaku Wali Kota Pontianak.

“Untuk itu, secara tegas PD FKPPI Kalbar memberikan somasi terbuka selama 7 (tujuh) hari kepada media online tersebut untuk melakukan permintaan maaf secara terbuka melalui media onlinenya kepada objek berita, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. “Apabila tidak diindahkan maka akan kita lanjutkan ke ranah hukum.” Tegas Direktur LBH FKPPI PD XV Kalbar, Tatang Suryadi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PD. XV KB FKPPI Kalbar Nugroho Riyadi juga ikut angkat bicara, pihaknya merasa terusik dengan adanya pemberitaan yang tidak benar dan menyudutkan Ketua PC 1501 FKPPI Kota Pontianak yang juga merupakan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.

“Saya langsung bertanya kepada
PC 1501 FKPPI Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. “Beliau mengatakan berita itu tidak benar. Semua melalui proses dan prosedur yang benar, meskipun menurutnya sebagai Wali Kota Pontianak mempunyai hak prerogratif yang tidak bisa diganggu gugat dan tidak bisa diintervensi.”Jelas Nugroho.

Nugroho berharap agar media online yang menerbitkan berita sepihak, bisa memperbaiki beritanya dan meminta maaf kepada Wali Kota Pontianak.”Imbuhnya.

Wakil Dewan Penasehat FKPPI PD XV, HM.Ali Anafia mengharapkan ke depan agar dalam melakukan pemberitaan dapat mengkonfirmasi objek berita, sehingga beritanya tidak terkesan menyudutkan, kerena seperti kita ketahui sesuai UU pokok pers, seharusnya ada keseimbangan dalam suatu pemberitaan.

Menurut HM.Ali Anafia, dirinya sudah menyampaikan secara langsung via seluler kepada pimpinan redaksi media online yang menerbitkan berita tersebut, terkait pemberitaannya yang dianggap sepihak dan tidak ada keberimbangan dengan melakukan konferensi pers untuk mengklarifikasi berita tersebut.”Tuturnya.

 

 

%d blogger menyukai ini: