banner 120x600

Ketua Umum DAD Kalbar Cornelius Kimha Ajak Masyarakat Ciptakan Pembangunan yang Harmonis di Kalbar

banner 120x600

Pontianak,BorneOneTV– Pengurus dan Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Barat, Cornelius Kimha periode 2023 – 2028 resmi dilantik pada, Jum’at (10/3/2023). Seluruh pengurus DAD Provinsi Kalbar terpilih hadir dalam acara pelantikan yang diselenggarakan di Diamond Ball Room Hotel Golden Tulip, Kota Pontianak.

Acara pelantikan juga dihadiri oleh
Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan, Ketua Komisi V DPR RI, Lazarus, Presiden MADN, Sekjen MADN, Bupati Kabupaten Sambas, Forkopimda Provinsi Kalbar, pengurus DAD se- Kabupaten/Kota provinsi Kalbar, serta dihadiri oleh para tamu undangan dari Kerajaan Mempawah, Kesultanan Pontianak, Ormas Pemuda Dayak, LPM Provinsi Kalbar, Perkumpulan Merah Putih Kalbar dan para tamu undangan lainya.

Usai pelantikan, Ketua Umum DAD Kalbar Cornelius Kimha menyampaikan bahwa DAD Provinsi Kalbar akan tetap memperjuangan yang sifatnya harmonisasi.

“Bersama seluruh masyarakat yang ada di Kalimantan Barat, kita akan bekerjasama dalam membangun masyarakat Kalimantan Barat yang lebih harmonis kedepan, tentunya dengan saling mendukung, saling menghormati, saling membantu dalam segala hal yang sifatnya untuk kepentingan bersama dan keharmonisan di Kalimantan Barat.”Ucap Kimha.

Cornelius Kimha menekankan bahwa sebagai organisasi kesukuan, DAD Kalbar tidak bisa dilibatkan dalam hal yang bersifat politik. Namun bagi masyarakat adat Dayak yang kebetulan masuk dalam ranah organisasi DAD dengan latar belakang dari berbagai partai politik, ya silahkan saja berpolitik, itu hak mereka masing- masing.”Ujar Kimha.

Ia pun berharap dalam penyelenggaraan pemilu 2024 mendatang, seluruh masyarakat Kalimantan Barat dapat saling menghargai hak- hak seseorang untuk berpendapat dan maju dalam segala kegiatan politik.

“Kalau bisa ya dapat saling menghargai hak- hak seseorang untuk berpendapat dan maju dalam segala kegiatan politik, namun tidak boleh membawa politik yang sifatnya indentitas. Sesuai dengan yang diharapkan oleh KPU, semua kegiatan penyelenggaraan kegiatan politik agar dapat menciptakan dan mewujudkan harmonisasi di Kalimantan Barat.”Pungkasnya.(Dodi).

 

%d blogger menyukai ini: