banner 120x600

Bangga Buatan Indonesia, PT. Jaya Makmur Indonesia Siap Mengikuti Pameran International Baby Products & Toys Expo Indonesia 2023

Foto ilustrasi mainan anak. Dok: ist
banner 120x600

Jakarta, borneonetv.com – PT Jaya Makmur Mandiri (PT JMI) memastikan ikut serta dalam IBTE 2023 yang akan di gelar di JI-Expo Kemayoran Jakarta. Pameran yang akan berlangsung di akhir Agustus ini sudah memasuki tahun ke-enam pelaksanaannya. Kepastian ini di dapat setelah PT Jaya Makmur Mandiri mengikuti konferensi pers International Baby Products & Toy yang bertempat MarkPlus Main Campus di bilangan Kasablanka, Jum’at (11/08/2023).

Direktur Utama PT Jaya Makmur Indonesia, Meiling Zhang, mengatakan akan mengikuti pameran nanti dan akan memamerkan produk-produk unggulan.
“Produk-produk pada unggulan biasanya mengikuti trend, tetapi untuk tahun 2023 kebanyakan masih tetap mainan pada umumnya seperti pistol-pistolan, kitchen set, dan boneka,” ujar Meiling.

Perusahaan yang berdiri sejak 2012 lalu ini berkomitmen untuk ikut dalam pergerakan ekonomi secara nasional. Ini terbukti hanya dalam kurun waktu 2 tahun sudah dapat sertifikasi SNI.
“Standar dari pembuatan mainan kami mengikuti standar SNI sejak tahun 2014 dan telah terdaftar dalam ISO 1824 yang didalamnya ada beberapa katagori ada pewarnaan, keamanan, chemical test dan lain sebagainya,” jelas  Meiling.

Direktur Utama PT Jaya Makmur Indonesia, Meiling Zhang

PT JMI juga akan memamerkan produk unggulan seperti Boneka dengan pakaian tradisional yang sudah ada sepuluh boneka, dan khusus pakaian muslim yang kami design semua ada seratus boneka.
“Kalau boneka Nusantara untuk yang berbusana muslim bikinan kami itu bagus, dan untuk pakai tradisional atau muslim kualitas nya boleh di katakan lebih bagus dari Cina,” sambungnya.

Perusahaan yang telah mengekspor hasil produksinya ke beberapa negara Asean ini menargetkan pada tahun 2025 bisa memasuki pasar Eropa.
“Dengan hasil produksi sebesar 4 ribu sampai 5 ribu karton perbulan kami sudah mengekspor ke beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Philipina dan Thailand. Dan di tahun 2025 nanti kami mencoba memasuki pasar mainan di Eropa. Kami yakin itu karena produksi kami sudah melalui uji baku mutu labolatorium,” pungkas Meiling.

%d blogger menyukai ini: