Peletakan Batu Pertama, Dandim 1208/Sambas Hadiri Pembangunan Rumah Adat Joglo Berkemajuan

banner 120x600

Sambas, BorneOneTV.com – Komandan Kodim 1208/Sambas Letnan Kolonel Czi Priyo Hindrarto S. I. P, hadiri kegiatan peletakan batu pertama Oleh Bupati Sambas H. Satono S.Sos, I.,M.H., yang berlokasi Jalan Pembangunan, dusun Sebenua, Desa Lubuk Dagang, Kec Sambas, Kab Sambas,(04/02/2024)

Acara dihadiri Bupati Sambas, H. Satono S.Sos, I.,M.H., Ketua DPRD kabupaten Sambas, Abu Bakar S.Pd.,I, Asisten I Setda Sambas, Samekto Hadi Suseno, S.E.,M.E., Asisten III Setda Sambas, Eko Susanto S.KM.,M.Kes., Dandim 1208/Sambas, Letkol CZI Priyo Hindrarto. S.I.P., Kapolres Sambas, AKBP Sugiyatmo S.I.K., Kasi Intel Kejari Sambas, Dudi, S.H, Danramil 1208-01/Sbs, Kpt Inf Sigit Edi S, SH, Ketua Paguyuban Jawa Kab Sambas, Sumarsono, Sesepuh paguyuban masyarakat Jawa Kab Sambas, Masrodi S.Pd.,serta tamu undangan.

Dalam sambutan ketua panitia, Bapak Sugianto mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Sambas telah memberikan rumah adat Joglo di kabupaten Sambas, semoga dengan pembangunan rumah adat joglo masyarakat jawa terus bersatu di kabupaten dan semakin maju serta tidak tebang pilih, pembangunan rumah adat Joglo sudah kita buat perencanaan nya dari tahun 2024 sampai 2029.

Dilokasi Bupati Sambas, H.Satono S.Sos, I.,M.H., menuturkan ini merupakan moment pertama peletakan batu pertama rumah adat Jawa Joglo di kabupaten Sambas, momentumnya bersilaturahmi dengan masyarakat Jawa yang ada di Kabupaten Sambas, hari ini kita sama-sama peletakan batu pertama rumah adat Jawa Joglo.Sejak 108 tahun yang lalu bangsa kita sudah ada rumah Joglo, rumah Joglo punya arti yang luar biasa, katanya.

Lanjutnya “Joglo, filosofinya adalah simbul 2 buah gunung”. Yang artinya adalah tempat untuk orang-orang yang berbudi luhur, terangnya.

Diwaktu bersamaan Dandim 1208/Sambas menambahkan bahwa semua pihak memiliki kewajiban untuk mendukung program-program yang digencarkan pemerintah.

“Apalagi pembangunan Rumah Adat Joglo yang ada di Kab. Sambas ini pastinya untuk melestarikan budaya Jawa yang berada di wilayah Kabupaten Sambas” pungkasnya.

(Dedi Anggara)

%d blogger menyukai ini: