banner 120x600

Empat Remaja Pembawa Sajam Diamankan Polisi Pontianak

SAJAM PONTI 2
banner 120x600

Pontianak –borneonetv.com- Empat remaja yang diduga akan melakukan aksi tawuran berhasil diamankan oleh Tim Patroli Presisi Polda Kalbar. Mereka adalah FB (17), HP(17), RF (18), dan JI (15) yang diduga akan melakukan tawuran di Jl. Kapten Marsan kawasan pasar tengah Pontianak Selatan, Sabtu (27/4/2024) pukul 01.30 wib dini hari.

Kapolsek Pontianak Selatan AKP Dumaria Silalahi menuturkan, diamankannya empat remaja ini berawal dari kegiatan patroli rutin yang dilakukan Tim Patroli Presisi Polda Kalbar.

Saat patroli, tim ini menemukan sekelompok remaja yang sedang berkumpul di Jl. Johar Pontianak Kota. Tim Patroli selanjutnya melakukan interogasi dan peggeledahan terhadap remaja tersebut.

Lebih lanjut Dumaria menjelaskan, dari interogasi tersebut Tim Patroli mendapat informasi mereka akan melakukan tawuran. Lalu Tim Patroli melakukan penyusuran berdasarkan informasi tersebut dan benar saja ditemukan sekelompok remaja di Jl. Tabrani Ahmad Pontianak Barat yang sedang berkumpul dan didapati salah satu remaja tersebut membawa senjata tajam jenis karambit yang menurutnya akan digunakan untuk tawuran.

Kemudian Tim melanjutkan penyusuran ke lokasi yang akan dijadikan tempat untuk tawuran,dan benar di Jl. Tanjung Pura dekat kawasan Pasar Tengah ditemukan sekelompok remaja yang diduga akan tawuran dan Tim Patroli mendapati tiga remaja tersebut membawa senjata Tajam jenis celurit “Selanjutnya keempat remaja tersebut kami serahkan ke Polsek Pontianak Selatan,” Jelas Dumaria.

Untuk proses selanjutnya, lanjut Dumaria tim akan berkoordinasi dengan KPAD (Komisi Perlindungan Anak Daerah) Kota Pontianak dan memanggil orang tua dari keempat remaja tersebut untuk dimintai keterangan. Dumaria, menghimbau para orang tua agar mengawasi putra-putrinya saat beraktifitas diluar rumah agar tidak terjerumus dengan pergaulan negatif remaja yang saat ini sedang menjadi tren dikota-kota besar.Mantab Ndan!*-tim liputan-

%d blogger menyukai ini: