banner 120x600

Kapolda Kalbar Akan Pecat Anggota Polri Yang Terlibat Judi Online

banner 120x600

Pontianak – Borneonetv – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat kini mengambil langkah tegas dalam menangani maraknya judi online (judol) di wilayah tersebut. Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto menyebut pihaknya melakukan patroli siber untuk menemukan para pelaku dan akan menindak tegas anggotanya yang terlibat dalam judi online bahkan di pecat.

“Saya memerintahkan seluruh jajaran jangan ada satu pun yang terlibat. Semua kita proses dan kita pecat,” tegas Irjen Pol Pipit Rismanto, Senin (1/07/2024).

Irjen Pol Pipit Rismanto mengatakan judi online ini bersifat universal melalui web dan aplikasi sehingga akan melakukan patroli siber.

“Judi online ini kan sifatnya universal melalui web dan aplikasi, jadi kita akan melakukan patroli siber,” ujar Irjen Pol Pipit Rismanto.

Menurutnya, menangani kasus judi online memiliki tantangan tersendiri karena kebanyakan servernya berada di luar negeri. Dia juga menekankan perbedaan penanganan antara judi online dan judi konvensional.

“Apakah akan kita kenakan pasal jucnto atau segala macam. Karena ini ada UU ITE dan juga Pasal 303 KUHP yang biasa kita terapkan di judi konvensional,” ungkapnya.

Irjen Pol Pipit Rismanto juga mengingatkan bahwa tidak ada yang menjadi kaya dari judi, kecuali pembuat aplikasinya yang servernya berada di luar negeri.

“Tidak ada yang kaya dari judi, yang kaya itu pembuat aplikasinya. Servernya ada di luar negeri, yang menikmati negara lain, kelompok tertentu,” tambahnya.

Kapolda menegaskan saat ini belum ada kebutuhan untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus. Namun, Irjen Pol Pipit Rismanto memastikan bahwa baik itu judi online maupun judi konvensional, pihaknya akan melakukan penindakan hukum secara tegas.

“Untuk saat ini kita tidak perlu bentuk satgas, intinya jangan sampai kita kecolongan. Jadi kita akan melakukan penyidikan dan penyelidikan, apapun yang kita temukan kita akan proses,” tutupnya. (WHY)

%d blogger menyukai ini: