HTI: Demokrasi Tidak Sesuai dengan Asas Islam

Hizbut Tahrir Indonesia

BorneOneTV – Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menyebutkan asas demokrasi merupakan asas yang tidak tepat dianut oleh Islam. Oleh karena itu, HTI sangat mengkritisi demokrasi.

“HTI itu mempunyai kritik sangat dalam pada demokrasi. Dan kami memandang demokrasi tidak sesuai dengan asas islam,” kata Jubir HTI, Ismail Yusanto di Cikini, Jakarta Pusat, pada Minggu 23 Juli 2017.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, demokrasi seharusnya ada di tangan Allah SWT.

“Kalau pandangan Islam itu sebenarnya semestinya yang menentukan adalah Allah SWT,” katanya

Ismail menyebutkan, fungsi pemerintah sendiri merupakan pelaksana syariat Islam.

“Pemerintah itu dalam pandangan islam  itu melaksnakan ketentuan syariah dan mentapkan aturan dan masalah teknis dan masalah administratif,” jelasnya.

Seperti diketahui, Kemenkumham mengumumkan pembubaran HTI pada 19 Juli 2017 lalu. Pemerintah menyebut pembubaran HTI demi keutuhan NKRI.

Sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2/2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Perppu tersebut mengatur pembubaran ormas yang dinilai bertentangan dengan Pancasila. (Arah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.